GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Gubernur Papua Barat minta penyusunan RKA 2019 harus sesuai RPJMD

Gubernur Papua Barat minta penyusunan RKA 2019 harus sesuai RPJMD

Login/Daftar�����������������������������������������������…

Gubernur Papua Barat minta penyusunan RKA 2019 harus sesuai RPJMD

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membang un
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
    • Pilkada Papua
    • Lingkungan
    • Interaktif
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
    • Rilis pers
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
    • Infografis
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Domberai
  3. Gubernur Papua Barat minta penyusunan RKA 2019 harus sesuai RPJMD
  • Selasa, 30 Oktober 2018 â€" 21:24
  • 128x views
Gubernur Papua Barat minta penyusunan RKA 2019 harus sesuai RPJMD Dalam kesempatan tersebut, Abia juga menjelaskan tentang serapan anggaran di Papua Barat pada tahun 2018 ini hanya terserap sekitar 50 persen. Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan - Jubi/Hans Arnold Kapisa. Hans Kapisa [email protected]tabloidjubi.com Editor : Edho Sinaga LipSus Menggali gigi manusia prasejarah di Yomokho Features | Minggu, 28 Oktober 2018 | 21:07 WP Noken buah tangan Mama; yang dibanggakan, yang dilarang Features | Minggu, 28 Oktober 2018 | 20:19 WP Kesadaran warga jaga kebersihan kali Acai rendah Features | Rabu, 24 Oktober 2018 | 23:38 WP 230 ribu hektare lahan gambut terancam Features | Rabu, 24 Oktober 2018 | 07: 39 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manokwari, Jubi - Penyusunan RKA (Rencana Kerja dan Anggaran) tahun 2019 oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Papua Barat harus terarah dan terukur sehingga dapat menunjang RPJMD (Rencana Program Jangka Menengah Daerah) di Provinsi Papua Barat periode 2017-2022.

Gubernur Papua Barat, Domingg us Mandacan mengatakan, seluruh OPD yang ada agar tidak asal - asalan dalam menyusun RKA. Apalagi saat ini ada aturan baru tentang penggunaan anggaran dimana pengajuannya harus tepat guna sesuai program yang mudah dijalankan untuk kepentingan pembangunan maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Aturan baru pimpinan OPD harus menggelar Bimtek. Dalam bimtek tersebut, juga bisa diprediksi berbagai pendapatan yang bersumber dari DAU (Dana Alokasi Umum), DAK (Dana Alokasi Khusus), Otonomi khusus maupun (DBA) Dana Bagi Hasil,” ujarnya.

“Disitu, para kepala OPD bisa tahu persis pagu anggaran kita di tahun 2019, Ini juga supaya OPD tidak jalan sendiri-sendiri tapi bisa terarah dan terukur sesuai pagu anggaran yang ada dalam implementasikan dengat tepat semua programkan dalam RPJMD Papua Barat tahun 2017/2022,” terang Dominggus Mandacan saat membuka kegiatan bimtek penyusunan RKA 2019 yang diikuti seluruh kepala OPD di Manokwari, Selasa (30/10/2019).

Kepala BPKAD Provinsi Papua Barat, Abia Ullu mengatakan, kepesertaan kepala OPD wajib dalam bimtek yang digelar itu mengingat, proses pengimputan RKA ke dalam SIMDA (Sistem Informasi Manajemen Daerah) sering mengalami keterlambatan dari sejumlah OPD. Hal ini turut menghambat proses input data karena penerapan sistem e-planning dan e-budgeting.

“Keterlambatan sering terjadi, karena proses input data ke SIMDA tidak lengkap dan terlambat. Oleh karena itu, melalui bimtek yang digelar ini diharapkan bisa memberikan teknis dan pola pengimputan untuk mencegah keterlambatan dari sejumlah OPD yang selama ini diberi warning khusus oleh Inspektorat dan kami di BPKAD,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Abia juga menjelaskan tentang serapan anggaran di Papua Barat pada tahun 2018 ini hanya terserap sekitar 50 persen.

“Sementara hak provinsi di APBD tidak begitu besar, sehingga diharapkan akhir tahun ini daya serap untuk kegiatan belanja modal bisa dipercepat sehin gga bisa menggenjot daya serap untuk memancing proses pencairan tahap akhir dari transfer dana pusat,” kata Abia. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Masasoya Topai Wasior, taman termodern di Papua Barat

Selanjutnya

Uang lembur dan honor ASN distop

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Aksi Tutup Freeport, Sejumlah Aktivis GARDA-P Ditanggkap.
Selasa, 09 Oktober 2018 | 15:38
Diproduksi : West Papua Updates Masyarakat Sipil Papua Menentang Izin Perkebunan Sawit Di Nabire
Jumat, 24 Agustus 2018 | 20:16
Diproduksi : West Papua Updates @agustus2018 Story Map : Enam pelanggaran lingkungan yang dilakukan Freeport
Sabtu, 02 Juni 2018 | 08:45
Diproduksi : JUBI Dominasi Tanah Papua di laga Persebaya VS Persipura
Rabu, 30 Mei 2018 | 11:07
Diproduksi : JUBI Pembunuhan misterius OAP selama tahun 2015-2016
Senin, 28 Mei 2018 | 12:16
Diproduksi : admin MENGKONSUMSI PANGAN LOKAL, MENGUATKAN EKONOMI PEREMPUAN PAPUA
Senin, 28 Mei 2018 | 04:59
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) ‹ › Terkini
  • Pemadaman listr ik kerap terjadi, Bupati panggil PLN

    Lapago â€" Rabu, 31 Oktober 2018 | 00:18 WP
  • Gubernur akui pemanfaatan lahan gambut di Papua belum optimal

    Domberai â€" Rabu, 31 Oktober 2018 | 00:13 WP
  • Operasi Zebra, Polda Papua Barat targetkan tekan angka Lakalantas

    Domberai â€" Rabu, 31 Oktober 2018 | 00:03 WP
  • Konferensi klasis GKII daerah Jeretma digelar awal November 2018

    Lapago â€" Selasa, 30 Oktober 2018 | 23:27 WP
  • Uang lembur dan honor ASN distop

    Domberai â€" Selasa, 30 Oktober 2018 | 22:26 WP
  • Gubernur Papua Barat minta penyusunan RKA 2019 harus sesuai RPJMD

    Domberai â€" Selasa, 30 Oktober 2018 | 21:24 WP
  • Suriah buka kembali museum nasional

    Dunia â€" Selasa, 30 Oktober 2018 | 21:00 WP
  • Penegakkan kedaulatan Rupiah berlaku 1 Januari 2019

    Ekonomi â€" Selasa, 30 Oktober 2018 | 20:50 WP
  • Kuasa hukum dan ke luarga ingin SM disidang di Jayapura

    Polhukam â€" Selasa, 30 Oktober 2018 | 20:35 WP
  • Legislator: Hak pilih warga pada Pemilu 2019 harus dipastikan

    Polhukam â€" Selasa, 30 Oktober 2018 | 20:20 WP
Populer Benda-benda purbakala di pasar swalayan Mamta |â€" Jumat, 26 Oktober 2018 WP | 6113x views Mahasiswa tolak pembangunan Armada III TNI AL di Werur, Tambrauw Domberai |â€" Minggu, 21 Oktober 2018 WP | 4481x views Orang Asli Papua takut di tanahnya sendiri, orang migran merasa aman s aja Berita Papua |â€" Senin, 22 Oktober 2018 WP | 3417x views Gubernur Madang PNG: Papua dibawah kepemimpinan Lukas Enembe alami kemajuan Otonomi |â€" Senin, 22 Oktober 2018 WP | 3346x views Wartakan Injil hingga ke pelosok dunia Mamta |â€" Senin, 29 Oktober 2018 WP | 3335x views STOP PRESS
  • 3 B: Binomo, Opsi Biner, dan Bitcoin (Trading Mata Uang Kripto)

    Selasa, 09 Oktober 2018 | 17:59 WP
  • 6 Alasan Mengapa Karyawan Bisa Betah Bekerja di Perusahaan

    Rabu, 09 Oktober 2018 | 17:34 WP
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?

    Selasa, 17 Oktober 2017 | 07:31 WP
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?

    Rabu, 29 Maret 2017 | 15:40 WP
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun

    Minggu, 19 Februari 2017 | 14:11 WP
  • Index »
Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of P T Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Berita Papua Barat

No comments