Pemerintah Tawarkan Kawasan Industri di Papua Barat ke Swasta | Liputan 24 Papua Barat
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pemerintah Tawarkan Kawasan Industri di Papua Barat ke Swasta

Posted by On 9:30 PM

Pemerintah Tawarkan Kawasan Industri di Papua Barat ke Swasta

detikFinance / Industri / Detail Berita Follow detikFinance Senin, 24 Sep 2018 10:56 WIB Pemerintah Tawarkan Kawasan Industri di Papua Barat ke Swasta Trio Hamdani - detikFinance Foto: Trio Hamdani/detikFinanceFoto: Trio Hamdani/detikFinance Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto hari ini melakukan market sounding atau memperkenalkan ke investor tentang pengembangan Kawasan Industri Petrokimia di Teluk Bintuni, Papua Barat.
Airlangga menyampaikan pentingnya pertumbuhan industri dan penambahan investasi ke seluruh daerah di Indonesia, terutama di luar Pulau Jawa. Kebijakan pengembangan perwilayahan industri saat ini diarahkan di luar Pulau Jawa, salah satunya Kabupaten Teluk Bintuni.
"Terima kasih para calon investor yang telah hadir hari ini untuk dapat ikut serta memajukan industri di Indonesia," kata Airlangga membuka acara Market Sounding di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (24/9/2018).
Menurutnya Kabupaten Teluk Bintuni mempunyai prospek besar untuk berkembang menjadi wilayah industri. Wilayah tersebut memiliki sumber daya alam yang cukup berlimpah.
"Wilayah Teluk Bintuni diperkirakan memiliki cadangan gas bumi sebesar 23,7 triliu n kaki kubik (TCF). Pemerintah perlu memastikan pemanfaatan gas bumi tersebut diutamakan kepada pemenuhan kebutuhan domestik agar dapat menggerakkan ekonomi di dalam negeri," paparnya.
Rencananya pengembangan kawasan industri petrokimia tersebut berlokasi di Kampung Onar Baru, Distrik Sumuri, Teluk Bintuni, Papua Barat.
Luasan awal pengembangan kawasan industri tersebut mencakup 50 hektar lahan dari total 200 hektar lahan yang akan dibebaskan. Lahan tersebut bakal digunakan untuk mengembangkan anchor industry dengan dukungan komitmen ketersediaan gas oleh BP Tangguh.
"Tahap I sebesar 90 mmscfd di tahun 2021 dan Tahap II sebesar 90 mmscfd di tahun 2026 dengan jangka waktu masing-masing 20 tahun. Sisa cadangan lahan digunakan untuk tahap III sebesar 176 mmscfd dari Genting dan potensi industri lain yang bisa dikembangkan," jelasnya.
Market sounding dihadiri pula oleh perwakilan Kedutaan Besar Negara Sahabat, Pengelola Kawasan Industri, dan Perusahaan Ind ustri Gas Bumi dan Petrokimia.
Airlangga menjelaskan, penyelenggaraan pembangunan Kawasan Industri Teluk Bintuni dapat dikerjasamakan antara Pemerintah dan Badan Usaha berdasarkan Perpres 38/2015 jo. Peraturan Menteri PPN 4/2015 dengan Prakarsa Pemerintah.
Bentuk Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang dipilih dalam penyelenggaraan proyek adalah Design, Build, Maintain, and Transfer (DBMT) dimana Badan Usaha Pelaksana (BUP) bertanggung jawab untuk merancang, membangun, memelihara infrastruktur kawasan.
Infrastruktur kawasan tersebut meliputi infrastruktur ketenagalistrikan, pengelolaan air limbah, pengelolaan limbah, sistem penyediaan air minum, transportasi, dan telekomunikasi sesuai dengan spesifikasi output yang telah dipersyaratkan.
"Serta menyerahkan aset yang dikerjasamakan kepada PJPK setelah berakhirnya Perjanjian KPBU. BUP berkewajiban untuk memberikan layanan yang berasal dari infrastruktur kawasan kepada tenant sesuai dengan spesifikasi k eluaran dan indikator kinerja tertentu," tambahnya. (zlf/zlf) Berita Terkait

  • Pabrik Petrokimia Rp 19,5 T akan Dibangun di Teluk Bintuni
  • PT Pupuk Indonesia akan Bangun Pabrik Petrokimia di Bintuni
Baca Juga detikTravel Kampung-kampung Unik di Pegunungan Papua Barat

Kampung-kampung Unik di Pegunungan Papua Barat

detikTravel Ketika Smartphone Jadi Tak Pintar Lagi di Pedalaman    Papua Barat

Ketika Smartphone Jadi Tak Pintar Lagi di Pedalaman Papua Barat

detikTravel Kisah Sopir Pegaf: Bikin Jalan Sendiri hingga Bermalam di Hutan

Kisah Sopir Pegaf: Bikin Jalan Sendiri hingga Bermalam di Hutan

detikTravel Arung Jeram di Manokwari, Ganas dan Berpemandangan Menakjubkan

Arung Jeram di Manokwari, Ganas dan Berpemandangan Menakjubkan

detikHealth Kisah Dua Juru Malaria Kampung yang Sukarela Berantas Malaria di Tanah Papua

Kisah Dua Juru Malaria Kampung yang Sukarela Berantas Malaria di Tanah Papua

detikTravel Mengeksplorasi Pedalaman Papua Barat Lewat Paralayang

Mengeksplorasi Pedalaman Papua Barat Lewat Paralayang

detikTravel Menginap di Rumah Kaki Seribu di Pedalaman Papua Barat

Menginap di Rumah Kaki Seribu di Pedalaman Papua Barat

detikTravel Benda yang Kalahkan Smartphone di Pedalaman Papua Barat

Benda yang Kalahkan Smartphone di Pedalaman Papua Barat

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com News Feed
  • Pemerintah Tawarkan Kawasan Industri di Papua Barat ke Swasta

    Pemerintah Tawarkan Kawasan Industri di Papua Barat ke Swasta

    Senin, 24 Sep 2018 10:56 WIB Airlangga menyampaikan pentingnya pertumbuhan industri dan penambahan investasi ke seluruh daerah di Indonesia, terutama di luar Pulau Jawa.
  • Buwas Sambangi Kantor Kadin, Ada Apa?

    Buwas Sambangi Kantor Kadin, Ada Apa?

    Senin, 24 Sep 2018 10:30 WIB Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang Industri dan Indonesia (Kadin) mengundang Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) ke kantor Kadin.
  • Sri Mulyani Bertemu Menteri Ekonomi Inggris, Ini yang Dibahas

    Sri Mulyani Bertemu Menteri Ekonomi Inggris, Ini yang Dibahas

    Senin, 24 Sep 2018 10:25 WIB "Kami membicarakan sejumlah hal terkait ekonomi, layanan keuangan, bagaimana generasi muda bisa mengakses layanan keuangan,"
  • Harga Emas Antam Hari Ini Rp 658.000/Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Rp 658.000/Gram

    Senin, 24 Sep 2018 10:09 WIB Harga emas batangan atau Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini dijual Rp 658.000 per gram
  • KAI Beri Diskon Naik Kereta, Bisa Pesan Mulai Hari Ini

    KAI Beri Diskon Naik Kereta, Bisa Pesan Mulai Hari Ini

    Senin, 24 Sep 2018 09:59 WIB KAI memberikan promo khususnya di hari Selasa dan Rabu yang bertemakan "Weekday Lucky Day".
  • Awal Pekan, Dolar AS Galak Lagi ke Rp 14.870

    Awal Pekan, Dolar AS 'Galak' Lagi ke Rp 14.870

    Senin, 24 Sep 2018 09:45 WIB Dari grafik yang ditunjukkan, dolar AS tampak bergerak cukup 'galak' pagi ini setelah pada akhir pekan kemarin sempat menyentuh level Rp 14.815.
  • IHSG Dibuka Melemah di Awal Pekan

    IHSG Dibuka Melemah di Awal Pekan

    Senin, 24 Sep 2018 09:30 WIB Membuka perdagangan, Senin (24/9/2018), IHSG turun 10,7 poin ke 5.946,500.
  • OSO Securities: IHSG Hari Ini Cenderung Melemah

    OSO Securities: IHSG Hari Ini Cenderung Melemah

    Senin, 24 Sep 2018 08:55 WIB Diperkirakan IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan melemah dengan pergerakan di kisaran 5,905 - 5,982.
  • Jawaban Kreatif Pemerintah Soal Pembangunan Jalan di Papua 20Detik

    Jawaban Kreatif Pemerintah Soal Pembangunan Jalan di Papua

    Senin, 24 Sep 2018 08:19 WIB Pembangunan di Papua tidak tepat sasaran? Eits, sebelum mengambil sikap ada baiknya kamu menonton video yang berikut ini loh.
  • Mengenal Orang Terkaya di Malaysia Berharta Rp 197 T Cerita Sukses

    Mengenal Orang Terkaya di Malaysia Berharta Rp 197 T

    Senin, 24 Sep 2018 08:16 WIB Nama pria yang dijuluki Raja Gula dan Sawit dari Asia Tenggara ini telah berulang kali dicatat sebagai yang terkaya di Negeri Jiran. Siapa dia?
  • Pelaku Coret-coret Gerbong MRT Harus Diburu Sampai Ketemu

    Pelaku Coret-coret Gerbong MRT Harus Diburu Sampai Ketemu

    Senin, 24 Sep 2018 07:40 WIB Aksi coret-coret kereta mass rapid transit (MRT) Jakarta belum lama ini membuat banyak orang geram. Pelakunya harus diburu sampai ketemu.
  • Sudahkah Anda Tertipu Hari Ini? (2)

    Sudahkah Anda Tertipu Hari Ini? (2)

    Senin, 24 Sep 2018 06:56 WIB Dalam artikel ini saya tidak sedang membahas produk investasi tipu-tipuan atau abal-abalan, tapi lebih kepada penipuan yang dilakukan sekelompok orang.
BERITA TERBARU +
  • Pemerintah Tawarkan Kawasan Industri di Papua Barat ke Swasta

    Pemerintah Tawarkan Kawasan Industri di Papua Barat ke Swasta Senin, 24 Sep 2018 10:56 WIB

  • Buwas Sambangi Kantor Kadin, Ada Apa?

    Buwas Sambangi Kantor Kadin, Ada Apa? Senin, 24 Sep 2018 10:30 WIB

  • Sri Mulyani Bertemu Menteri Ekonomi Inggris, Ini yang Dibahas

    Sri Mulyani Bertemu Menteri Ekonomi Inggris, In i yang Dibahas Senin, 24 Sep 2018 10:25 WIB

  • Harga Emas Antam Hari Ini Rp 658.000/Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Rp 658.000/Gram Senin, 24 Sep 2018 10:09 WIB

Most
Popular Most
Popular Sumber: Berita Papua Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »