Papua Barat peringkat pertama IKLH 2017 | Liputan 24 Papua Barat
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Papua Barat peringkat pertama IKLH 2017

Posted by On 10:51 AM

Papua Barat peringkat pertama IKLH 2017

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar

  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
    • Pilkada Papua
    • Lingkungan
    • Interaktif
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
    • Rilis pers
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
    • Infografis
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Papua Barat peringkat pertama IKLH 2017
  • Selasa, 18 September 2018 â€" 17:57
  • 309x views
Papua Barat peringkat pertama IKLH 2017 Perlu ada upaya terpadu untuk memertahanka n dan meningkatkan nilai IKLH untuk regional Papua (Papua dan Papua Barat) demi mewujudkan lingkungan yang sehat bagi kehidupan manusia, Kepala Bidang Perekonomian Pusat Kebijakan Strategis Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK), Abdul Muin - Jubi/Alex Alexander Loen [email protected] Editor : Syam Terrajana LipSus Lindungi hak masyarakat adat Features | Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP Belum ada LBH khusus yang tangani anak laki-laki Features | Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP UKM di Jayapura andalkan media sosial Features | Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP Masyarakat adat dan LSM kaji RTRW Papua Features | Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Provinsi Papua Barat menduduki peringkat pertama Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) tahun 2017 secara nasional dengan presentase 85,69 persen, diikuti Kalimantan Barat posisi kedua dan Provinsi Papua ketiga dengan 81,47 persen.

Kepala Bidang Perekonomian Pusat Kebijakan Strategis Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK), Abdul Muin mengatakan nilai IKLH Provinsi Papua dan Papua Barat masih berada diatas nilai rata rata target nasional pada 2018. Nilai tersebut jadi sal ah satu rencana strategis KLHK sepanjang 2015 - 2019.

"Perlu ada upaya terpadu untuk memertahankan dan meningkatkan nilai IKLH untuk regional Papua (Papua dan Papua Barat) demi mewujudkan lingkungan yang sehat bagi kehidupan manusia," kata Abdul saat Sinergitas Multipihak dalam Rangka Penguatan Kelembagaan Dinas Lingkungan Hidup Guna Mendukung Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah, di Jayapura, Selasa (18/9/2018).

Menurut ia, pulau Papua merupakan salah satu pusat perhatian dunia khususnya para pemerhati lingkungan karena berhubungan dengan banyaknya objek wisata terbaik dunia. Dengan demikian, konsep pembangunan berkelanjutan adalah salah satu kunci utama terhadap kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan.

"Semua ini tertuang dalam rencana aksi nasional," ujarnya.

Ia katakan, salah satu pilar utama pembangunan berkelanjutan adalah lingkungan, selain pilar ekonomi, sosial dan tata kelolalanya. Namun secara nasional, fakta saat ini IKLH menunjukkan tren yang kurang memuaskan karena nilainya masih fluktuatif (berubah ubah).

"Kondisi seperti ini yang perlu dicermati bersama bukan hanya menjadi fokus perhatian dinas lingkungan hidup maupun kementerian lingkungan hidup, namun diperlukan dukungan semua pihak baik legislatif maupun eksekutif, sebagaimana yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah," katanya.

Secara terpisah, Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Papua, Noak Kapisa mengatakan Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen untuk mencegah emisi gas rumah kaca.

Komitmen itu, di antaranya dengan membangun dan mempertahankan kerjasama dengan organisasi pemerintah maupun non pemerintah, baik di dalam maupun di luar negeri.

Apalagi ujar ia, Pemda Provinsi Papua sebelumnya sudah membentuk Papua Low Carbon Development Task Force (PLCD-TF), melalui SK Gubernur No.105/2010 yang ter libat secara aktif terhadap isu-isu perubahan iklim di bumi Cenderawasih.

"Dengan demikian, Papua tetap berkomitmen menjaga kaulitas lingkungan hidup," kata Kapisa. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Disorda Papua akan pasang videot ron hitung mundur PON

Selanjutnya

Legislator: Jangan intervensi Gubernur dalam penempatan pejabat

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Al am Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Aksi Tutup Freeport, Sejumlah Aktivis GARDA-P Ditanggkap.
Senin, 03 September 2018 | 23:41
Diproduksi : West Papua Updates Masyarakat Sipil Papua Menentang Izin Perkebunan Sawit Di Nabire
Jumat, 24 Agustus 2018 | 20:16
Diproduksi : West Papua Updates @agustus2018 Story Map : Enam pelanggaran lingkungan yang dilakukan Freeport
Sabtu, 02 Juni 2018 | 08:45
Diproduksi : JUBI Dominasi Tanah Papua di laga Persebaya VS Persipura
Rabu, 30 Mei 2018 | 11:07
Diproduksi : JUBI Pembunuhan misterius OAP selama tahun 2015-2016
Senin, 28 Mei 2018 | 12:16
Diproduksi : admin MENGKONSUMSI PANGAN LOKAL, MENGUATKAN EKONOMI PEREMPUAN PAPUA
Senin, 28 Mei 2018 | 04:59
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) ‹ › Terkini
  • Komnas HAM Papua dalami kematian Yudas Gebze

    Anim Ha â€" Selasa, 18 September 2018 | 19:42 WP
  • Wabup Jayapura minta ASN bekerja tidak tabrak aturan

    Jayapura Membangun â€" Selasa, 18 September 2018 | 19:20 WP
  • Legislator Papua: Yudas Gebze harus mendapat keadilan

    Polhukam â€" Selasa, 18 September 2018 | 18:58 WP
  • Legislator: Jangan intervensi Gubernur dalam penempatan pejabat

    Otonomi â€" Selasa, 18 September 2018 | 18:53 WP
  • Pileg, pertarungan antara anggota partai

    Polhukam â€" Selasa, 18 September 2018 | 18:47 WP
  • Desak tutup toko Miras, SAMN Jayapura duduki kantor DPRD dan Walikota

    Mamta â€" Selasa, 18 September 2018 | 18:41 WP
  • Pemkab Intan Jaya diminta prioritaskan kepentingan masyarakat

    Ekonomi â€" Selasa, 18 September 2018 | 18:27 WP
  • Bupati Puncak Jaya: Isu pemindahan kampung, hoax

    Lapago â€" Selasa, 18 September 2018 | 18:19 WP
  • Papua Barat peringkat pertama IKLH 2017

    Otonomi â€" Selasa, 18 September 2018 | 17:57 WP
  • Suriah mulai aktifkan sistem pertahanan udara

    Dunia â€" Selasa, 18 September 2018 | 17:52 WP
Populer Ini tanggapan Lukas Enembe atas pernyataan Sandiaga Uno Polhukam |â€" Kamis, 13 September 2018 WP | 32271x views Kehadiran Koopsau di Biak dinilai akan perpanjang luka OAP Polhukam |â€" Kamis, 13 September 2018 WP | 8585x views Dukung Mauritius seperti West Papua, Vanuatu buktikan komitmen dekolonisasi Nasional & Internasional |â€" Rabu, 12 September 2018 WP | 7792x views Enembe : Puncak Jaya jangan jadi ladang pembantaian manusia Polhukam |â€" Kamis, 13 September 2018 WP | 6053x views Pastor Amo: Tidak masuk akal, anggota DPRD terima Rp 100 juta tiap bulan Anim Ha |â€" Rabu, 12 September 2018 WP | 5864x views STOP PRESS
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?

    Selasa, 17 Oktober 2017 | 07:31 WP
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?

    Rabu, 29 Maret 2017 | 15:40 WP
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun

    Minggu, 19 Februari 2017 | 14:11 WP
  • Inilah 8 temuan jurnalis Indonesia tentang Kebebasan Pers di Papua

    Minggu, 05 Februari 2017 | 10:43 WP
  • Raja Ampat dapat saingan baru?

    Senin, 26 Desember 2016 | 05:40 WP
  • Index »
Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Berita Papua Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »