KPK perintahkan ASN koruptor dipecat | Liputan 24 Papua Barat
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

KPK perintahkan ASN koruptor dipecat

Posted by On 2:38 AM

KPK perintahkan ASN koruptor dipecat

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar

  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
    • Pilkada Papua
    • Lingkungan
    • Interaktif
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
    • Rilis pers
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
    • Infografis
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Domberai
  3. KPK perintahkan ASN koruptor dipecat
  • Rabu, 12 September 2018 â€" 08:34
  • 483x views
KPK perintahkan ASN koruptor dipecat "Semua koruptor ken a, baik mantan terpidana korupsi maupun yang saat ini masih berproses dan menjalani masa hukuman. Perintahnya harus diberhentikan dengan tidak hormat dari statusnya sebagai ASN," ungkap Sugiyono. Ilustrasi, ASN koruptor â€" Jubi/Infonawacita.com ANTARA [email protected] Editor : Dewi Wulandari LipSus Jayapura diprediksi krisis air dalam lima tahun mendatang Features | Senin, 10 September 2018 | 22:20 WP Bewan Mati, sumber terang bagi Kriku Features | Rabu, 05 September 2018 | 23:12 WP Rumah Studi Duta Damai hadir di tanah Tabi Features | Rabu, 29 Agustus 2018 | 17:22 WP Pepera 69: senter, koteka dan tumpah darah perlawanan Features | Senin, 27 Agustus 2018 | 16:27 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manokwari, Jubi - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memerintahkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah Provinsi Papua Barat yang terlibat dalam tindak pidana korupsi dipecat.

Inspektur Daerah Provinsi Papua Barat, Sugiyono, di Manokwari, Selasa (11/9/2018), mengatakan surat KPK sudah diterima beberapa waktu lalu. Dalam waktu dekat Inspektorat akan membentuk tim untuk mendata para ASN koruptor di daerah tersebut.

"Semua koruptor kena, bai k mantan terpidana korupsi maupun yang saat ini masih berproses dan menjalani masa hukuman. Perintahnya harus diberhentikan dengan tidak hormat dari statusnya sebagai ASN," ungkap Sugiyono.

Ia menyebutkan setelah tim terbentuk pihaknya akan berkoordinasi dengan Kantor Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan negeri Manokwari serta Pengadilan Tipikor Papua Barat.

Belum lama ini, lanjut dia, pihaknya melakukan pertemuan bersama KPK di Jakarta. Selain penegakan hukum, langkah ini ditempuh untuk memberi efek jera serta mencegah bagi yang lain agar tidak melakukan hal serupa.

Selain dipecat, kata dia, para ASN koruptor diwajibkan untuk mengembalikan gaji yang mereka terima setelah menyandang status terpidana.

"Jadi begini, sesuai aturan satu bulan setelah perkaranya inkrah (berkekuatan hukum tetap) yang bersangkutan tidak boleh menerima gaji. Nah itu yang kita akan cek dulu di bagian keuangan. Kalau mereka menerima gaji berarti wajib dikembalikan,& quot; tuturnya.

Menurutnya, hal ini merupakan langkah tepat sebagai upaya bersih-bersih di lingkungan Pemprov Papua Barat. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Diduga ada permainan, solar bersubsidi langka di Teluk Wondama

Selanjutnya

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Aksi Tutup Freeport, Sejumlah Aktivis GARDA-P Ditanggkap.
Senin, 03 September 2018 | 23:41
Diproduksi : West Papua Updates Masyarakat Sipil Papua Menentang Izin Perkebunan Sawit Di Nabire
Jumat, 24 Agustus 2018 | 20:16
Diproduksi : West Papua Updates @agustus2018 Story Map : Enam pelanggaran lingkungan yang dilakukan Freeport
Sabtu, 02 Juni 2018 | 08:45
Diproduksi : JUBI Dominasi Tanah Papua di laga Persebaya VS Persipura
Rabu, 30 Mei 2018 | 11:07
Diproduksi : JUBI Pembunuhan misterius OAP selama tahun 2015-2016
Senin, 28 Mei 2018 | 12:16
Diproduksi : admin MENGKONSUMSI PANGAN LOKAL, MENGUATKAN EKONOMI PEREMPUAN PAPUA
Senin, 28 Mei 2018 | 04:59
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) ‹ › Terkini
  • Triwulan III 2018, ekonomi Papua diprediksi melambat Ekonomi â€" Rabu, 12 September 2018 | 16:31 WP

  • Sejumlah "pasar kaget" di Sentani mulai ditertibkan

    Jayapura Membangun â€" Rabu, 12 September 2018 | 16:24 WP
  • Pastor Amo: Tidak masuk akal, anggota DPRD terima Rp 100 juta tiap bulan

    Anim Ha â€" Rabu, 12 September 2018 | 15:03 WP
  • Akses internet di 19 distrik menjangkau 100 kampung

    Jayapura Membangun â€" Rabu, 12 September 2018 | 14:55 WP
  • Perbedaan jangan jadi alasan untuk terpecah belah

    Nabire Membangun â€" Rabu, 12 September 2018 | 13:45 WP
  • Israel kembali dituntut ke Mahkamah Internasional oleh Palestina

    Dunia â€" Rabu, 12 September 2018 | 12:22 WP
  • Sarapan dengan wanita Saudi, pria Mesir ini terancam dipenjara

    Dunia â€" Rabu, 12 September 2018 | 12:10 WP
  • Angka ODHA sedang meroket di Papua: Salah siapa?

    Koran Jubi â€" Rabu, 12 September 2018 | 11:19 WP
  • Dukung Mauritius seperti West Papua, Vanuatu buktikan komitmen dekolonisasi

    Nasional & Internasional â€" Rabu, 12 September 2018 | 08:42 WP
  • KPK perintahkan ASN koruptor dipecat

    Domberai â€" Rabu, 12 September 2018 | 08:34 WP
Populer Isu West Papua terus bergulir di Pasifik, Indonesia tingkatkan dana lobi Nasional & Internasional |â€" Jumat, 07 September 2018 WP | 14505x views Ini pernyataan sikap Garda Papua Polhukam |â€" Senin, 03 September 2018 WP | 10843x views Jalan Jayapura-Wamena berdampak turunkan harga barang Infrastruktur |â€" Senin, 10 September 2018 WP | 4671x views Sebuah lubang misterius muncul di Jabar Jawa |â€" Jumat, 07 September 2018 WP | 4492x views Rupiah lemah, pedagang perbatasan Papua- PNG senyum lebar Mamta |â€" Minggu, 09 September 2018 WP | 4445x views STOP PRESS
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?

    Selasa, 17 Oktober 2017 | 07:31 WP
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?

    Rabu, 29 Maret 2017 | 15:40 WP
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun

    Minggu, 19 Februari 2017 | 14:11 WP
  • Inilah 8 temuan jurnalis Indonesia tentang Kebebasan Pers di Papua

    Minggu, 05 Februari 2017 | 10:43 WP
  • Raja Ampat dapat saingan baru?

    Senin, 26 Desember 2 016 | 05:40 WP
  • Index »
Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for W est Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Berita Papua Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »