GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Swiss-bel Hotel Manokwari pakai fasilitas umum untuk parkiran, Ini ...

Swiss-bel Hotel Manokwari pakai fasilitas umum untuk parkiran, Ini ...

Login/Daftar�����������������������������…

Swiss-bel Hotel Manokwari pakai fasilitas umum untuk parkiran, Ini ...

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar Show/Hide
  1. Home
  2. Domberai
  3. Swiss-bel Hotel Manokwari pakai fasilitas umum untuk parkiran, Ini kritikan BEM Unipa
  • Jumat, 13 Juli 2018 â€" 21:27
  • 241x views
Swiss-bel Hotel Manokwari pakai fasilitas umum untuk parkiran, Ini kritikan BEM Unipa Menurut Pilatus, ada aturan pemerintah dan undang-undang yang melarang penggunaan badan jalan yang dilalui kendaraan sebagai lahan parkir. Kondisi fasilitas umum bahu jalan di depan Swiss-bel Hotel Manokwari yang digunakan sebagai tempat parkir kendaraan tamu hotel - Jubi/Hans Arnold Kapisa. Hans Kapisa [email protected] Editor : Edho Sinaga LipSus Duta GenRe Papua ajak generasi muda jauhi narkoba dan seks bebas Features | Sabtu, 07 Juli 2018 | 18:15 WP MRP kecam aksi kekerasan pada perempuan dan anak di Yahukimo Features | Selasa, 03 Juli 2018 | 15:52 WP Komunitas Nol Sampah ajak warga “diet plastik” Features | Selasa, 03 Juli 2018 | 15:12 WP Walhi Papua: Jangan pilih calon pemimpin perusak lingkungan Features | Senin, 25 Juni 2018 | 23:23 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manokwari, Jubi - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Papua Manokwari Pilatus Lagowan mendesak pihak manajemen Swiss-bel Hotel Manokwari supaya tidak menggunakan bahu jalan (fasilitas umum) di Jalan Yos Sudarso kota Manokwari untuk parkiran kendaraan tamu dan pengunjung hotel tersebut.

Menurut Pilatus, ada aturan pemerintah dan undang-undang yang melarang penggunaan badan jalan yang dilalui kendaraan sebagai lahan parkir. Karena akan mengganggu fungsi jalan, bahkan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalulintas bagi pengendara lainnya maupun pejalan kaki.

Sebagai kaum intelektual di Manokwari, BEM Unipa telah mengirim surat permintaan audiensi dengan pihak manajemen swiss-bel Hotel Manokwari guna membahas tentang penggunan bahu jalan sebagai parkiran kendaraan hotel dan pembuangan limbah Hotel, namun surat tersebut belum direspons oleh pihak Hotel.

"Kami dari BEM sudah serahkan surat permintaan audiensi kepada manajemen Swiss-bell Hotel tertanggal 28 Juni 2018 lalu tapi sampai sekarang belum ada tanggapan dari mereka," ujar Pilatus kepada Jubi, Jumat (13/7/2018).

Selain membahas penggunaan bahu jalan sebagai tempat parkir kendaraan hotel, kata Pilatus, BEM Unipa juga mempertanyakan pembuangan limbah Hotel. Mengingat, keberadaan swiss-bel Hotel Manokwari ini, persis membelakangi daerah pemukiman warga di komplek Fanindi pantai.

"Kami juga pertanyakan ke mana limbah Hotel dibuang. Pasalnya hotel tersebut persis membelakangi permukiman warga di komplek Fanindi pantai,” ujarnya.

Langkah lebih lanjut, kata Pilatus, jika pihak manajemen Swiss-bel hotel belum merespons surat permintaan audiensi yang telah dilayangkan sebelumnya, maka BEM Unipa siap melakukan aksi demonstrasi mengangkat dua topik dimaksud.

"Dalam waktu dekat ini kami akan menggelar aksi", ujarnya singkat.

Hartono, kepala HRD Swiss-bel hotel Manokwari yang dikonfirmasi, membenarkan tentang penggunaan fasilitas umum (bahu jalan,red) untuk parkir sementara tamu dan pengunjung hotel.

Namun kata dia, penggunaan bahu jalan itu hanya sesekali jika pihak manajemen mendapat iven lebih dari dua. Bahkan, kata Hartono untuk penggunaan bahu jalan, pihak hotel juga telah mendapat izin dari RT/RW setempat dan ada kerjasama dengan DLLAJR Kabupaten Manokwari.

"Biasanya bahu jalan dipakai jika iven kita lebih dari dua. Itu memang saat tamu banyak dan parkiran kita tidak memadai. Kadang kita arahkan untuk parkir di parkiran Hadi Mall (samping kanan Swiss bel hotel) tapi jika costumer Hadi Mall juga banyak, terpaksa tamu kita parkir di depan hotel (bahu jalan),” ujar Hartono.

Diakui Hartono, jika swiss-bel Hotel Manokwari punya keterbatasan lahan parkir. Tapi, sebagai evaluasi bahwa pihak manajemen saat ini sedang membangun fasilitas parkir hotel (basemen) yang telah berjalan hampir 30 persen. Dan progessnya akan rampung pada tahun 2020.

"Dari kita evaluasi, bahwa saat ini kita sedang bangun parkiran basemen di belakang jadi akan ada MCM Mall dan progresnya 2020 baru selesai tapi sekarang sudah berjalan 30 persen,” ujarnya menjelaskan.

Disinggung soal potensi kecelakaan akibat parkiran kendaraan di bahu jalan depan hotel, Hartono mengatakan bahwa kecelakaan adalah insiden ketika pengendara tidak berhati-hati.

"Saya hampir setahun disini. Tapi baru lihat sekali saja kecelakaan disitu. Tapi kecelakaan itukan insiden saat pengendara tidak hati-hati,” ujarnya.

Tentang limbah hotel, Hartono menjelaskan bahwa Swiss-bel Hotel Manokwari punya dokumen Analisis dampak lingkungan (Amdal) dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Manokwari.

Adanya dokumen Amdal tersebut, maka dalam setahun BLH Manokwari dua kali (enam bulan sekali) melakukan evaluasi dan disertai dengan bukti pemeriksaan Laboratorium lingkungan.

"Kita punya dokumen Amdal dari BLH Manokwari. Enam bulan sekali dilakukan evaluasi dan disertai dengan bukti hasil pemeriksaan lab,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa limbah yang dihasilkan Hotel ada limbah yaitu limbah kering dan basah. Untuk limbah kering dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan kerjasama BLH Manokwari, sedangkan limbah basah (sisa makanan) difungsikan sebagai pakan ternak oleh warga sekitar.

"Limbah kering kita buang ke TPA, tapi untuk limbah basah atau sisa makanan biasanya difungsikan oleh warga sekitar untuk pakan ternak peliharaan mereka,” ujar Hartono.

Hartono juga mengatakan bahwa telah menerima kedatangan BEM Unipa saat mengantar surat permintaan audiensi.

"Sebelumnya mereka telah menyurati manajemen hotel dengan agenda dua poin yaitu masalah parkiran (lahan) dan limbah (lingkungan). Kita sudah sempat meeting dengan BEM Unipa dan kita janjian hari Senin. Tapi saat itu GM sekertaris masih ada agenda keluarga. Kami tunggu lagi hari Selasa tapi mereka tidak datang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Manokwari Albert Simatupang yang dikonfirmasi via ponselnya, mengatakan masih melakukan kegiatan dinas di Kota Sorong.

Ditanya melalui pesan singkat tentang aturan dan izin penggunaan bahu jalan untuk parkiran pengusaha perhotelan, sampai malam ini belum direspons oleh Simatupang hingga berita ini diturunkan. (*).

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Diduga tak sesuai KUHAP, Kapolres Manokwari akan dipraperadilankan

Selanjutnya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga Story Map : Enam pelanggaran lingkungan yang dilakukan Freeport
Sabtu, 02 Juni 2018 | 08:45
Diproduksi : JUBI Dominasi Tanah Papua di laga Persebaya VS Persipura
Rabu, 30 Mei 2018 | 11:07
Diproduksi : JUBI Jejak dan ketangguhan Sang Jenderal PERSIPURA
Senin, 28 Mei 2018 | 18:54
Diproduksi : JUBI Pembunuhan misterius OAP selama tahun 2015-2016
Senin, 28 Mei 2018 | 12:16
Diproduksi : admin West Papua Solidarity For EARTHQUAKE DISASTER IN NEW GUINEA
Minggu, 27 Mei 2018 | 08:37
Diproduksi : West Papua UPdates Tiga Lembaga Publik yang paling sering dilaporkan Masyarakat Papua ke Ombudsman
Rabu, 14 Maret 2018 | 22:18
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) ‹ › Terkini Populer Bintang Kejora dikibarkan di depan stand Indonesia dalam MACFest di Honiara Berita Papua |â€" Senin, 09 Juli 2018 WP | 8597x views KPU Jayawijaya gelar pleno terbuka rekapitulasi Pilbup dan Pilgub Pilkada Papua |â€" Kamis, 05 Juli 2018 WP | 3525x views Datangi asrama mahasiswa Papua di Surabaya, aparat keamanan diduga lakukan pelecehan seksual Berita Papua |â€" Sabtu, 07 Juli 2018 WP | 3500x views Benny Giay : dua komisioner Panwaslu Paniai - Deiyai sandera masa depan orang Mee Polhukam |â€" Kamis, 05 Juli 2018 WP | 2310x views Hasil pleno KPU Papua, Lukmen raih 67,54 persen suara Pilkada Papua |â€" Senin, 09 Juli 2018 WP | 2139x views STOP PRESS Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMe

No comments