Mendes PDT Akui Pembangunan Pedalaman Papua Barat Masih Lambat | Liputan 24 Papua Barat
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Mendes PDT Akui Pembangunan Pedalaman Papua Barat Masih Lambat

Posted by On 2:10 AM

Mendes PDT Akui Pembangunan Pedalaman Papua Barat Masih Lambat

HOME PERISTIWA NASIONAL Mendes PDT Akui Pembangunan Pedalaman Papua Barat Masih Lambat Kontributor Kurniati
29 Juli 2018, 08:30 WIB Mendes PDT Akui Pembangunan Pedalaman Papua Barat Masih Lambat FOTO : RILIS.ID

RILIS.ID, Sorongâ€" Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengakui pembangunan daerah pedalaman, terutama di banyak daerah pegunungan Papua Barat, masih lambat.

"Di daerah pegunungan itu memang agak terisolir, itu masih agak lambat," katanya di Sorong, Minggu (29/7/2018).
  • Hate Is The New Love
  • Jika SBY Gabung dengan Prabowo, Pilpres Bakal Sulit Diprediksi
  • Pesan Gatot, Peluangnya di Pilpres Tetap Ada
Menurutnya, hal tersebut, karena belum adanya infrastruktur yang menunjang mobilitas masyarakat di pegunungan Papua Barat. Sedangkan membangun daerah pedalaman yang mayoritas terdapat desa miskin dan tertinggal, kata Eko, merupakan program prioritas yang sedang digalakkan pemerintah. "Kita mesti tahu membangun desa tidak seperti membalikkan telapak tangan, karena banyak dari desa-desa kita yang basisnya berat dan tertinggal mulai dari awal 2015. Tapi dengan adanya Dana Desa pelan-pelan pertumbuhan desa mulai merata," katanya. Eko menambahkan, sejalan dengan harapan kuat Presiden Joko Widodo untuk membangun desa, pemerintah dalam waktu tiga tahun telah menggelontorkan dana sebesar Rp187 triliun untuk pemberian Dana Desa. Dana tersebut tiap tahunnya akan dinaikkan sesuai kesiapan dari perangkat desa. "Desa yang miskin akan mendapatkan dana lebih dari Rp800 juta. Desa-desa tersebut yang mendapat afirmasi lebih cepa t," ujarnya. Dana tersebut, diakuinya, pada awalnya diberikan kepada pemerintahan kabupaten. Tidak semua desa mendapatkan dana yang sama. Kini, paling tidak semua desa mendapatkan dana yang sama. Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan Trans Papua yang menghubungkan provinsi Papua Barat-Papua sepanjang 3.800 kilometer yang dibuka Presiden Joko Widodo beberapa bulan lalu diharapkan dapat mempercepat pembangunan di daerah-daerah lain di sekitarnya. "Karena pembangunan jalan oleh Presiden Jokowi sampai menembus daerah pegunungan, hal itu akan bisa terjadi lebih cepat," ujarnya.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ? Suka 0% Sedih 0% Tidak suka 0% Tekejut 0% Bosen 0% Bingung 0% Marah 0% TOP 13 Opini Hate Is The New Love Minggu, 2018/07/29 13.05 Terkini Nasional Gempa Susulan Lebih dari 124 Kali, Masyarakat Diimbau Hindari Gedung Rusak Minggu, 2018/07/29 15.47 Saung Geulis, Harmonis, Bahagia Minggu, 2018/07/29 15.25 Elektoral SBY Balas Kunjungan Prabowo Nanti Malam Minggu, 2018/07/29 13.30 Opini Hate Is The New Love Minggu, 2018/07/29 13.05 Nasional BMKG Ungkap Penyebab Gempa NTB Minggu, 2018/07/29 12.30 POPULER 1 Ini Pengusaha Kuliner yang Diduga Nyuap Adik Zulhas 2 Kampanye #2019ga ntipresiden ke Daerah Dinilai Dapat Picu Perpec... 3 Adik Dicokok KPK, Formappi: Ketua MPR Harus Mundur 4 Gatot-Anies Dianggap Jadi Solusi Kebuntuan Prabowo-SBY 5 Ini Penjelasan Pakar Mengenai Gerhana Bulan Langka Dini Hari Be...
Sumber: Berita Papua Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »