GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

LAZISNU Bantu Pembangunan Madrasah di Sorong

LAZISNU Bantu Pembangunan Madrasah di Sorong

Sorong, NU CarePara siswa SD Al-Ma'arif 01 Klabinain, Maibo, Sorong, Papua Barat telah berkumpul di ruangan bangunan kayu tempat mereka belajar. Seketika itu terdengar sorak sorai d…

LAZISNU Bantu Pembangunan Madrasah di Sorong

Sorong, NU CarePara siswa SD Al-Ma'arif 01 Klabinain, Maibo, Sorong, Papua Barat telah berkumpul di ruangan bangunan kayu tempat mereka belajar. Seketika itu terdengar sorak sorai di balik ruang kelas yang amat sederhana dan tak seberapa luas itu.
"Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau." Petikan lagu itu terdengar begitu lantang terdengar. Mereka memang menyambut kedatangan tim NU Care-LAZISNU.
Hari itu NU Care-LAZISNU mendatangi sekolah yang terletak di Kelurahan Maibo, Kecamatan Aimas, Kabupaten Sorong itu tak lain adalah untuk menyalurkan bantuan tahap kedua. Bantuan adalah hasil penggalangan dana NU Care melalui platform Kitabisa.com.

Manajer Fundraising NU Care, Nur Rohman mengungkapkan, penyaluran bantuan tersebut mer upakan realisasi dari program pendidikan yang menjadi satu dari empat Pilar Program NU Care-LAZISNU.
“Hasil dari penggalangan dana ini mudah-mudahan bisa membantu kebutuhan pembangunan sekolah yang lebih layak dan adik-adik di sini bisa segera mempunyai tempat belajar yang nyaman. Semoga bantuan ini juga dapat memfasilitasi semangat belajar adik-adik kita semua di timur Indonesia," harap Rohman usai menyerahkan bantuan secara langsung kepada KepalaSD Al-Ma’arif 01 Klabinain, Rusmi.
Rusmi menjelaskan bahwa sekolah itu awalnya adalah sekolah darurat yang dibangun karena adanya perpindahan suku Kokoda ke Maibo. Sekolah didirikan atas inisiatif penduduk setempat bersama para pengurus NU supaya anak-anak suku Kokoda bisa tetap melanjutkan pendidikan.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan NU Care-LAZISNU ke SD Al-Ma’arif Maibo. Beginilah kondisi kita,” ujar Rusmi.
Sekertaris PCNU Kabupaten Sorong, Heri menyatakan, bangunan SD Al -Maarif 1 Klabinain sej ak awal didirikan hanya terbuat dari balok kayu. Lantainya pun masih berupa tanah.
Heri mengatakan celah-celah pada dinding kayu membuat angin dan debu mudah masuk. Belum lagi atap bangunan yang tak mampu menutupi langit-langit madrasah secara utuh. "Maka, ketika hujan turun sudah dipastikan lantai yang masih beralaskan tanah liat itu becek dan jadi berlumpur. Kondisi seperti itu kerap menjadikan jam belajar harus diliburkan,” terang pria yang juga ketua pelaksana pembangunan sekolah.
Heri menambahkan, saat ini pembangunan sekolah sudah pada tahapan penyelesaian pengurukan tanah dan finalisasi pondasi. “Semoga kedatangan tim dari Jakarta ini menjadi semangat baru untuk murid-murid di sini,” tutup Heri.
Di akhir sesi penyerahan bantuan, Kepala Kampung Maibo mengajak tim NU Care-LAZISNU beserta para guru dan pan itia pembangunan sekolah berdoa di depan pondasi sekolah. (Agus Fuat/Kendi Setiawan)Sumber: Google News | Liputan 24 Sorong

No comments