Inspektorat Papua Barat: Mafia tiket perjalanan dinas fiktif tak bisa lolos | Liputan 24 Papua Barat
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Inspektorat Papua Barat: Mafia tiket perjalanan dinas fiktif tak bisa lolos

Posted by On 11:42 PM

Inspektorat Papua Barat: Mafia tiket perjalanan dinas fiktif tak bisa lolos

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar

  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapu ra Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
    • Pilkada Papua
    • Lingkungan
    • Interaktif
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
    • Rilis pers
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
    • Infografis
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Domberai
  3. Inspektorat Papua Barat: Mafia tiket perjalanan dinas fiktif tak bisa lolos
  • Jumat, 20 Juli 2018 â€" 16:34
  • 229x views
Inspektorat Papua Barat: Mafia tiket perjalanan dinas fiktif tak bisa lolos "Laporan sudah kami terima, satu-dua hari lagi siap dilakukan pemeriksaan dan semoga tidak ada masalah. Jangan sampai ada yang fiktif, mark up atau perjalanan dinas dobel,” ujarnya. Kepala Inspektorat Provinsi Papua Barat, Sugiyono - Jubi/Hans Arnold Kapisa. Hans Kapisa [email protected] Editor : Edho Sinaga LipSus Diplomatic Tour untuk pemberdayaan perempuan di Papua Features | Kamis, 19 Juli 2018 | 18:10 WP Modern Dance dan Hip Hop eksis di Jayapura Features | Jumat, 19 Juli 2018 | 12:00 WP Perempuan kerap diabaikan dalam pembahasan PTFI Features | Rabu, 18 Juli 2018 | 20:19 WP Danau Sent ani jadi sumber air bersih, Bupati Jayapura: Perlu dikaji khusus Features | Selasa, 17 Juli 2018 | 22:22 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manokwari, Jubi - Inspektorat Provinsi Papua Barat punya cara khusus melakukan pemeriksaan untuk mengetahui keabsahan tiket perjalanan Dinas oleh unsur OPD (organisasi perangkat daerah) di lingkup pemerintah provinsi Papua Barat.

Secerdik apapun dimanipulasi melalui scanning ataupun dengan kerjasama pihak jasa penjualan tiket (travel) melalui pesanan (bookin g) manual atau online, Inspektorat Papua Barat bisa mengetahuinya lewat cara khusus yang dimiliki.

"Kami punya trik dan cara khusus untuk periksa benar atau tidaknya tiket perjalanan Dinas. Jadi, mafia tiket jalan Dinas yang selama ini beraksi dengan kerjasama pihak travel tidak bisa mengelak jika ketahuan,” ujar Sugiyono, Kepala Inspektorat provinsi Papua Barat kepada Jubi di Manokwari, Jumat (20/7/2018).

Sugiyono mengaku bahwa Inspektorat sudah menerima beberapa laporan disertai bukti-bukti terkait perjalanan dinas melalui tiket fiktif, meningkatkan harga tiket dan perjalanan dinas yang ganda.

"Laporan sudah kami terima, satu-dua hari lagi siap dilakukan pemeriksaan dan semoga tidak ada masalah. Jangan sampai ada yang fiktif, mark up atau perjalanan dinas dobel,” ujarnya.

Dibenarkan Sugiyono bahwa dengan kemajuan teknologi, tiket perjalanan dinas bisa direkayasa. Meski demikian, pemeriksa (inspektorat) tidak ketinggalan karen a punya trik dan cara khusus teknis pemeriksaan nanti.

"Karena sekarang, tiket perjalanan dinas bisa direkayasa karena canggihnya teknologi. Tapi kami dari pemeriksa juga tidak mau ketinggalan. Meskipun dimanipulasi atau desain secanggih apa, kami pasti tahu,” katanya.

Dalam pemeriksaan nanti lanjut Sugiyono, apabila terjadi mark up harga tiket oleh oknum ASN bersama salah satu penyedia jasa tiket (travel), maka langkah pertama yang diambil adalah harus dikembalikan kelebihan tersebut. Jika tidak, maka konsekuensinya adalah proses hukum.

"Pihak travel juga harus siap, jika ada mark up, yah harus dikembalikan. Kalau tidak maka jelas akan diproses hukum. Kita upayakan ini supaya anggaran pemda itu bisa kembali ke kas Daerah,” ujarnya.

Dirinya juga menegaskan, Pemerintah Papua Barat tidak punya kerjasama dengan travel tertentu dalam proses pemesanan tiket kegiatan Dinas, tapi itu tergantung masing-masing OPD dan pejabat Daerah.

Dijelaskan, aturan perjalanan dinas itu tergantung Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) setiap OPD, tapi juga diatur dalam peraturan Gubernur berdasarkan golongan dan jabatan ASN yang dikelompokkan perjalanan dinas dalam daerah dan luar daerah.

"Jadi tidak bisa dia sembunyi atau manipulasi tiket jalan Dinas. Karena sampai kapanpun, pasti kita tangkap,” tegas Sugiyono. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Simpan 158 paket ganja kering siap edar, YRY dibekuk polisi

Selanjutnya

Mandacan: Setelah dilantik, tinggalkanlah kebiasaan lama

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Story Map : Enam pelanggaran lingkungan yang dilakukan Freeport
Sabtu, 02 Juni 2018 | 08:45
Diproduksi : JUBI Dominasi Tanah Papua di laga Persebaya VS Persipura
Rabu, 30 Mei 2018 | 11:07
Diproduksi : JUBI Jejak dan ketangguhan Sang Jenderal PERSIPURA
Senin, 28 Mei 2018 | 18:54
Diproduksi : JUBI Pembunuhan misterius OAP selama tahun 2015-2016
Senin, 28 Mei 2018 | 12:16
Diproduksi : admin West Papua Solidarity For EARTHQUAKE DISAST ER IN NEW GUINEA
Minggu, 27 Mei 2018 | 08:37
Diproduksi : West Papua UPdates Tiga Lembaga Publik yang paling sering dilaporkan Masyarakat Papua ke Ombudsman
Rabu, 14 Maret 2018 | 22:18
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) ‹ › Terkini
  • Mandacan: Setelah dilantik, tinggalkanlah kebiasaan lama

    Domberai â€" Jumat, 20 Juli 2018 | 22:28 WP
  • Kota Jayapura curi start pelaksanaan imunisasi MRP

    Penkes â€" Jumat, 20 Juli 2018 | 22:11 WP
  • Aktivis: Kondisi 50 KK di Nduga harus dipastikan

    Polhukam â€" Jumat, 20 Juli 2018 | 18:52 WP
  • Di dalam noken, Fince Tabuni tidurkan “Putri” berusia 1,5 bulan

    Anim Ha â€" Jumat, 20 Juli 2018 | 18:08 WP
  • Ternyata ini hambatan perekaman e-KTP di wilayah Meepago

    Otonomi â€" Jumat, 20 Juli 2018 | 18:08 WP
  • Pembangunan jembatan Holtekamp dilanjutkan

    Otonomi â€" Jumat, 20 Juli 2018 | 18:01 WP
  • Disperindag: EMKL Surabaya permainkan subsidi tol laut

    Lapago â€" Jumat, 20 Juli 2018 | 17:55 WP
  • Ganggu an internet,waktu pendaftaran Bacaleg Paniai diperpanjang

    Meepago â€" Jumat, 20 Juli 2018 | 17:51 WP
  • MRP desak TNI Polri tarik pasukan dari Nduga

    Polhukam â€" Jumat, 20 Juli 2018 | 17:35 WP
  • 33 warga pengungsi Nduga tiba di Wamena

    Lapago â€" Jumat, 20 Juli 2018 | 17:20 WP
Populer Siaran Pers Persekutuan Gereja-Gereja Di Indonesia (PGI) Terkait Peristiwa di Nduga, Papua Rilis Pers |â€" Selas a, 17 Juli 2018 WP | 5210x views Tentara dan polisi serang Nduga,tanpa koordinasi dengan Pemda Polhukam |â€" Kamis, 12 Juli 2018 WP | 4550x views Keragaman budaya adalah modal persatuan Nabire Membangun |â€" Selasa, 17 Juli 2018 WP | 4055x views Separuh tanah Papua sudah jadi milik perusahaan? Polhukam |â€" Rabu, 18 Juli 2018 WP | 3871x views Klasis Kingmi Keneyam: Tiga orang meninggal paska penyisiran aparat keamanan Polhukam |â€" Sabtu, 14 Juli 2018 WP | 3295x views STOP PRESS
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?

    Selasa, 17 Oktober 2017 | 07:31 WP
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?

    Rabu, 29 Maret 2017 | 15:40 WP
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun

    Minggu, 19 Februari 2017 | 14:1 1 WP
  • Inilah 8 temuan jurnalis Indonesia tentang Kebebasan Pers di Papua

    Minggu, 05 Februari 2017 | 10:43 WP
  • Raja Ampat dapat saingan baru?

    Senin, 26 Desember 2016 | 05:40 WP
  • Index »
Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Berita Papua Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »