Bantah serang KKB di Papua Barat, Polri bilang 'Kita yang diserang' | Liputan 24 Papua Barat
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bantah serang KKB di Papua Barat, Polri bilang 'Kita yang diserang'

Posted by On 2:08 AM

Bantah serang KKB di Papua Barat, Polri bilang 'Kita yang diserang'

Merdeka > Peristiwa Bantah serang KKB di Papua Barat, Polri bilang 'Kita yang diserang' Kamis, 12 Juli 2018 14:07 Reporter : Merdeka Senjata KKB. ©istimewa

Merdeka.com - Beredar kabar bahwa TNI Polri melakukan operasi serangan terhadap Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) alias Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Pihak kepolisian lantas mem bantah informasi tersebut.

BERITA TERKAIT
  • Solidaritas pemimpin Melanesia desak PBB dukung kemerdekaan Papua
  • Indonesia & aktivis Papua Merdeka perang opini soal keanggotaan MSG
  • Pemimpin partai oposisi terbesar Inggris dukung Papua merdeka

Kabid Humas Polda Papua Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal menyampaikan, kontak senjata memang terjadi pada Rabu 11 Juli 2018. Hanya saja, KKB sendiri yang mulai menembaki helikopter yang melintas.

"Adanya heli itu sebenarnya, digunakan untuk transportasi untuk mengangkut logistik. Nah kemarin justru ditembaki saat membawa logistik. Karena ditembaki kita kejar dong. Nah makanya. Mereka malah ngeklaim diserang. Kita yang diserang," tutur Kamal saat dikonfirmasi, Kamis (12/7).

Menurut Kamal, pada dasarnya TNI Polri memang bersiaga pasca penyerangan pesawat oleh KKB di Keneyam pada 22 Juni 2010 dan 25 Juni 2018 lalu. Pasukan pun disiagakan di Nduga Papua seban yak satu satuan setara kompi Brimob dan satuan dari TNI.

"Kami kan ingin menciptakan keamanan masyarakat. Waktu itu mereka KKB kan juga bunuh masyarakat sipil kan. Setelah menyerang kita, nah kita kejar mereka itu," jelas dia.

Kamal menegaskan, KKB memang biasa mengklaim menerima serangan dari TNI Polri. Padahal jika benar ada operasi penyerangan, mereka malah memilih melarikan diri.

"Kasihan personel di lapangan. Keluarganya juga. Capek-capek menghadapi KKB sama nyawa taruhannya, tapi diberitakan macam-macam. Kita dibilang nyerang. Kasihan kalau opini masyarakat buruk terus ke aparat."

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber : Liputan6.com [rhm]

Baca Juga:
Baku tembak dengan KKB di Nduga Papua, satu Brimob terlukaJenazah Ipda Nusi korban penyerangan KKB ditemukan di sungaiPemerintah gandeng negara Asia Pasifik atasi teror di Papua saat PilkadaKapolri ungkap kronologi penem bakan pengawal logistik pilkada di PapuaPemerintah akan tindak tegas kelompok bersenjata di PapuaKapolri pastikan Pilkada di Nduga rampung 100 persen usai diteror KKB
Topik berita Terkait:
  1. Konfl ik Papua
  2. Penembakan Papua
  3. Papua
  4. Liputan6.com
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini
  • Umumkan pemenang Pilgub, KPU Jateng tunggu surat Mahkamah Konstitusi

  • Zulkifli Hasan minta Khofifah-Emil penuhi janji kampanye

  • Emil Dardak yakin Gus Ipul tak akan menggugat hasil Pilkada Jatim

Rekomendasi

Sumber: Berita Papua Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »