GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Jadi Khatib di Sorong, Ini Isi Khutbah Rektor Unismuh Makassar

Jadi Khatib di Sorong, Ini Isi Khutbah Rektor Unismuh Makassar

Idulfitri 1439 H Jadi Khatib di Sorong, Ini Isi Khutbah Rektor Unismuh Makassar Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, tak berlebaran di Maka…

Jadi Khatib di Sorong, Ini Isi Khutbah Rektor Unismuh Makassar

Idulfitri 1439 H

Jadi Khatib di Sorong, Ini Isi Khutbah Rektor Unismuh Makassar

Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, tak berlebaran di Makassar seperti tahun sebelumnya

Jadi Khatib di Sorong, Ini Isi Khutbah Rektor Unismuh MakassarMunawwarah/tribuntimur.comRektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Dr Abd Rahman Rahim

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR- Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, tak berlebaran di Makassar seperti tahun sebelumnya. Lebaran 1439 H tahun ini, Rektor Dr Rahman Rahim harus terbang ke Sorong Papua.

Rahman akan salat idul fitr i dan akan khotbah idul fitri di Unismuh Sorong.

"Insya Allah khotib di Sorong Papua Barat,"kata Rektor Unismuh via WhattsApp, Selasa (12/6/2018).

Rahman menilai Sorong menjadi menarik karena banyak yang muallaf. Juga banyak perantau Bugis Makassar yang dapat dimanfaatkan sebagai momen silaturahmi.

Adapun judul khotbah yang bakal dibawakan yaitu membangun masyarakat sejahtera dengan ketakwaan.

"Dengan ketaqwaan yang terus-menerus kita bangun dalam diri, keluarga, lingkungan, masyarakat dan bangsa kita, insya Allah akan menumbuhkan kesejahteraan dan keberkahan hidup yang senantiasa kita dambakan,"demikian potongan isi kotbah Rahman.

Dalam Kotbahnya, rektor Unismuh Makassar juga berbicara perihal kemakmuran dan kesejahteraan sesungguhnya yang bisa dibangun dan diraih melalui perilaku yang baik, yang berdasarkan iman dan taqwa.

Seperti kejujuran, kecerdasan (intelektual, spiritual, emosional, dan sosial), etos kerja yang tin ggi, etika berusaha dan bekerja yang berdasarkan pada nilai-nilai tauhid dan kepekaan sosial yang tinggi.

Juga disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadits banyak digambarkan betapa kejujuran (ash-Shiddiq) akan meraih kebaikan, sebaliknya khianat, dusta, korup dan mengambil hak orang lain akan menghasilkan berbagai macam keburukan.

Penulis: Munawwarah Ahmad Editor: Anita Kusuma Wardana Ikuti kami di Pemuda Bogor yang Nikahi Nenek 78 Tahun Tunjukkan Perut Istrinya Hamil 7 Bulan, Tonton Videonya! Sumber: Google News | Liputan 24 Sorong

No comments