GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

17 tahun kasus Wasior, mendesak adanya perwakilan Komnas ...

17 tahun kasus Wasior, mendesak adanya perwakilan Komnas ...

TUTUP Login/Daftar����������������������������������…

17 tahun kasus Wasior, mendesak adanya perwakilan Komnas ...

TUTUP Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. 17 tahun kasus Wasior, mendesak adanya perwakilan Komnas HAM di Manokwari
  • Senin, 18 Juni 2018 â€" 18:57
  • 441x views
17 tahun kasus Wasior, mendesak adanya perwakilan Komnas HAM di Manokwari hingga 17 tahun kasus Wasior terjadi, negara terus melakukan pengabaian Ilustrasi aksi penuntasan Hak Asasi Manusia di tanah Papua â€" Jubi/Abeth You Abeth You [email protected] Editor : Syam Terrajana LipSus Tiga soal perempuan dan anak yang harus diakhiri Features | Senin, 11 Juni 2018 | 17:11 WP Jika tak peduli, 2050 lautan Indonesia akan dipenuhi sampah bukan ikan Features | Sabtu, 09 Juni 2018 | 14:25 WP Baptis Jayapura Keerom akan bikin seminar buat anak muda Features | Kamis, 07 Juni 2018 | 21:02 WP Papua targetkan bebas sampah plastik 2020 Features | Senin, 04 Juni 2018 | 19:04 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi â€" Suatu hari pada 13 Juni 2001 silam, tercatat sebagai peristiwa "serangan fajar" yang diduga dilakukan sekelompok sipil bersenjata dan menewaskan lima anggota Brimob di base kamp perusahaan penebangan kayu CV. Vatika Papuana Perkasa di Kampung Wondiboy, Wasior, Manokwari, Papua Barat .

Akibatnya Kapolda Papua saat itu, Brigjen Pol.Drs.I Made Mangku Pastika memerintahkan operasi pengejaran terhadap kelompok yang dipimpin Daniel Awom dan Otis Koridama.

“Informasi yang kami terima saat itu, bahwa kelompok sipil bersenjata tersebut juga membawa kabur enam pucuk senjata jenis SS-1 milik anggota Brimob . Sayang sekali, karena akibat operasi keamanan yang dilakukan oleh pasukan Brimob dari Biak dan Jayapura kala itu untuk mengejar para pelaku penyerangan terhadap rekan-rekannya tersebut justru ikut menyasar para warga sipil di sejumlah kampung sekitar Teluk Wondama,” ungkap Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy melalui keterangannya diterima Jubi, Senin, (18/6/2018).

Pihaknya menerima banyak laporan yang telah diverifikasi kebenaran dan keakuratannya. Tercatat sekitar lima warga sipil hilang, sekitar tujuh orang warga sipil lainnya diduga dieksekusi secara kilat di luar proses hukum. “Sekitar 150 warga sipil mengalami penganiayaan berat dan ditahan secara sewenang-wenang, satu orang anak kecil ditembak mati,” ucapnya.

“Seorang perempuan mengalami pemerkosaan dan dibunuh serta seorang warga sipil lain atas nama Daniel Yairus Ramar dianiaya secara sewenang-wenang oleh aparat Polri secara sewenang-wenang hingga tewas secara tragis di Mapolres Manokwari pada tanggal 12 Juli 2001,” katanya.

Terkait hal itu, LP3BH Manokwari mendesak Gubernur Papua Barat untuk segera mendorong dan mendukung penuh berdirinya Perwakilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Manokwari dalam tahun 2018 ini.

“Hal ini urgen dan mendesak sesuai amanat pasal 45 ayat (1) dan ayat (2) Undang Undang Nomor 21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua dan juga Papua Barat berdasarkan Undang Undang Nomor 35 Tahun 2008,” katanya.

Ditegaskan, dukungan Gubernur adalah dalam bentuk segera menyediakan biaya-biaya operasional bagi bekerjanya Perwakilan Komnas HAM di Provinsi Papua Barat tersebut demi membantu pemerintah daerah dalam memastikan tidak akan terjadi lagi peristiwa-peristiwa pelanggaran HAM Yang Berat seperti dalam Kasus Wasior, Sanggeng dan Aimas dimasa mendatang di Tanah Papua, khususnya di wilayah Provinsi Papua Barat.

Ketua DPD Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Papua Barat, Yohanes Akwan mengatakan, hingga 17 tahun kasus Wasior terjadi, negara terus melakukan pengabaian terhadap kasus yang terjadi tahun 2001 tersebut.

“Secara resmi kami menyerahkan aspirasi dan juga memohon agar dapat membantu korban untuk terus menyuarakan kasus â€"kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Tanah Papua ke dunia Internasional,” katanya. (*)


loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Kematian Tuan Eliezer Awom, duka bangsa dan rakyat West Papua

Selanjutnya

Mimin: Jangan lagi ada noda pilkada di Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga Story Map : Enam pelanggaran lingkungan yang dilakukan Freeport
Sabtu, 02 Juni 2018 | 08:45
Diproduksi : JUBI Dominasi Tanah Papua di laga Persebaya VS Persipura
Rabu, 30 Mei 2018 | 11:07
Diproduksi : JUBI Jejak dan ketangguhan Sang Jenderal PERSIPURA
Senin, 28 Mei 2018 | 18:54
Diproduksi : JUBI Pembunuhan misterius OAP selama tahun 2015-2016
Senin, 28 Mei 2018 | 12:16
Diproduksi : admin West Papua Solidarity For EARTHQUAKE DISASTER IN NEW GUINEA
Minggu, 27 Mei 2018 | 08:37
Diproduksi : West Papua UPdates Tiga Lembaga Publik yang paling sering dilaporkan Masyarakat Papua ke Ombudsman
Rabu, 14 Maret 2018 | 22:18
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) ‹ › Terkini Populer Dukungan akar rumput meningkat, urusan khusus untuk West Papua dibuka di Selandia Baru Nasional & Internasional |â€" Selasa, 12 Juni 2018 WP | 5041x views In memoriam Elieser Awom : Sniper pertama dari West Papua, pejuang Papua Merdeka Pengalaman |â€" Minggu, 17 Juni 2018 WP | 3188x views BTM minta Pangdam izinkan pemakaian tanah untuk Gereja Mamta |â€" Minggu, 10 Juni 2018 WP | 3159x views Soedarmo: Hayati dan laksanakan ajaran Alkitab Otonomi |â€" Minggu, 10 Juni 2018 WP | 3005x views Solidaritas desak Polda Papua tahan Hengky Kayame Pilkada Papua |â€" Selasa, 12 Juni 2018 WP | 2614x views STOP PRESS Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMe

No comments