PBB tak bisa ikut Pemilu 2019 di Manokwari Selatan | Liputan 24 Papua Barat
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

PBB tak bisa ikut Pemilu 2019 di Manokwari Selatan

Posted by On 9:26 PM

PBB tak bisa ikut Pemilu 2019 di Manokwari Selatan

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar

  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!! !
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. PBB tak bisa ikut Pemilu 2019 di Manokwari Selatan
  • Minggu, 04 Maret 2018 â€" 14:47
  • 347x views
PBB tak bisa ikut Pemilu 2019 di Manokwari Selatan "Nyata sekali dan kelihatan sekali bahwa mereka ingin mengerjai PBB di sini dan setelah ini saya pikir akan saya lawan, apakah mereka terlibat dalam persengkokolan jahat akan tetap bisa dipidana," kata Yusril dalam sidang ajudikasi di Gedung Bawaslu, Jakarta, Kamis (1/3/2018). Ketum PBB Yusril Izha Mahendra. - CNN Indonesia/Adhi Wicaksono Admin Jubi [email protected] Editor : Galuwo LipSus Mama-mama pasar Potikelek butuh magnet pembeli Features | Senin, 05 Maret 2018 | 07:26 WP Sebuah mimpi menjadi kenyataan Features | Minggu, 04 Maret 2018 | 17:06 WP Bertahan merajut noken kulit kayu Features | Kamis, 01 Maret 2018 | 08:41 WP Asa Papua di pundak purnawirawan TNI Features | Rabu, 28 Februari 2018 | 12:07 WP

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Partai Bulan Bintang (PBB) dinyatakan KPU tak bisa mengik uti Pemilu 2019 di Manokwari Selatan, Papua Barat.

Atas putusan tersebut, Ketua Umum PBB, Yusril Izha Mahendra, menuding Ketua KPUD Papua Barat, Yotam Senis, melakukan persekongkolan.

Yusril mengatakan PBB sedang 'dikerjai' oleh beberapa pihak di KPU Pusat dan KPUD Papua Barat. Ia pun mengancam akan membawa perkara ini ke pihak kepolisian.
"Nyata sekali dan kelihatan sekali bahwa mereka ingin mengerjai PBB di sini dan setelah ini saya pikir akan saya lawan, apakah mereka terlibat dalam persengkokolan jahat akan tetap bisa dipidana," kata Yusril dalam sidang ajudikasi di Gedung Bawaslu, Jakarta, Kamis (1/3/2018).

Dalam persidangan itu, terungkap bahwa KPUD Manokwari Selatan telah menyatakan 16 parpol memenuhi syarat verifikasi di daerah tersebut pada 30 Januari-1 Februari lalu, salah satunya PBB.

"Bahwa dalam pleno itu 16 parpol memenuhi syarat. Ketika saya tanya, apakah termasuk PBB? Tapi katanya tak disebutkan PBB . Saya tanya berapa partai yang ikut di sana? 16 partai kata dia. Ya, berarti PBB masuk 16 itu," kata Yusril.
Yusril lalu mempermasalahkan berita acara dalam rapat pleno KPUD Manokwari Selatan yang menyatakan status PBB Tidak Memenuhi Syarat (TMS), padahal sebelumnya belum memenuhi syarat (BMS).
"Saya tanya apakah lampiran itu dibacakan dalam rapat pleno? Dia bilang tidak, kapan ditandatangani lampiran berita acara itu, dia bilang di luar rapat pleno. Tapi kemudian dalam lampiran berita acara, PBB TMS di Manokwari Selatan," kata Yusril.

Bagi Yusril, fakta-fakta dalam persidangan itu dianggap sebagai kecurangan yang dilakukan terhadap PBB. Ia menuduh Yotam melakukan intervensi terhadap status PBB dari BMS ke TMS di KPUD Manokwari Selatan.
"Fakta yang terungkap di persidangan ini adalah perubahan dari BMS ke TMS itu atas perintah Yotam ke ketua KPU Manokwari Selatan, dan ketika ia bacakan dalam pleno, itu sesuai dengan perintah Yotam, dan stat us PBB TMS," ucap Yusril.
Keputusan Ketua KPUD Papua Barat sudah tepat
Abraham sendiri mengakui bahwa dia memang mengubah status PBB dari BMS menjadi TMS setelah berkonsultasi dengan Yotam.
"Saya yang bacakan berita acara, sebelum saya bacakan saya sampaikan kepada komisioner bidang hukum KPU Provinsi Papua Barat, dan dibilang bacakan TMS, saya bacakan TMS," ujar Abraham.
Di tempat yang sama, Yotam mengakui mengoreksi hasil verifikasi PBB. Menurut Yotam, dalam keputusan akhir verifikasi di rapat pleno KPUD tak bisa memasukan status parpol yang masih berstatus BMS.
Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan, pun mengatakan keputusan Ketua KPUD Papua Barat itu sudah tepat.
"Kalau sudah di tahap akhir mestinya statusnya dua, MS atau TMS, mestinya TMS, jadi sudah sangat benar," kata Wahyu.
Wahyu menjelaskan, sesuai mekanisme KPU, parpol yang masih berstatus BMS harus melakukan perbaikan saat masa verifikasi.
Jika parpol be lum melakukan proses perbaikan dan lewat dari tenggat waktu, otomatis status BMS parpol akan berubah menjadi TMS.
"Bagi parpol yang BMS itu diverifiksi harusnya saat masa perbaikan, pada waktu verifikasi masa perbaikan itu kan final, jadi tindakan KPUD Papua Barat sudah sesuai," kata Wahyu. (CNN Indonesia)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

< h4>Pemerintah mau relokasi ratusan kampung di Asmat, ada apa?

Selanjutnya

Peredaran kayu ilegal di Papua sedang diincar KPK

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Novel Lembayung Senja Dilaunching
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:14
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) SONAMAPA Gelar Literasi Baca Buku Sejarah Papua
Rabu, 20 Desember 2017 | 22:23
Diproduksi : West Papua [email protected] Aksi Tolak Pekuburan Umum
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:07
Diproduksi : West Papua [email protected] Kematian Alex Sambom
Minggu, 11 Februari 2018 | 12:09
Diproduksi : West Papua Updates Lagu dan Puisi Untuk Kehidupan
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:21
Diproduksi : West Papua Updates Tuntutan Tutup Freeport
Kamis, 14 Desember 2017 | 03:37
Diproduksi : West Papua Updates ‹ › Terkini
  • Bupati minta pariwisata dan pemberdayaan kampung dibahas di musrenbangda

    Jayapura Membangun â€" Senin, 05 Maret 2018 | 11:08 WP
  • Apresiasi pengguna Pertalite, Pertamina bagi-bagi souvenir

    Advertorial â€" Senin, 05 Maret 2018 | 11:07 WP
  • Pertamina salurkan Rp 1,1 miliar dana kemitraan kepada 25 pengusaha

    Advertorial â€" Senin, 05 Maret 2018 | 10:32 WP
  • Musrembang, Bupati berharap program OPD singkron dengan RPJMD Tolikara

    Lapago â€" Senin, 05 Maret 2018 | 09:38 WP
  • Tarik ulur cabang olahraga PON 2020

    Lembar Olahraga â€" Senin, 05 Maret 2018 | 08:38 WP
  • Parlemen Irak desak penarikan pasukan asing

    Dunia â€" Senin, 05 Maret 2018 | 08:20 WP
  • Bibit bawang Brebes tidak cocok di Sumbar

    Sumatera â€" Senin, 05 Maret 2018 | 08:15 WP
  • PSK bentrok Tunas Muda Hamadi, semifinal pertama Argapura Cup U18

    Lembar Olahraga â€" Senin, 05 Maret 2018 | 08:02 WP
  • Yosina Insaf siap bangkitkan olahraga di kota ombak

    Lembar Olahraga â€" Senin, 05 Maret 2018 | 07:56 WP
  • Mama-mama pasar Potikelek butuh magnet pembeli

    Koran Jubi â€" Senin, 05 Maret 2018 | 07:26 WP
Populer Ada “perubahan berbahaya” di Timur Tengah Dunia |â€" Jumat, 23 Februari 2018 WP | 7053x views Mahasiswa Mamberamo Raya kritisi lambatnya kinerja pemerintah daerah Mamta |â€" Sabtu, 24 Februari 2018 WP | 4038x views Gadis 11 tahun, korban pembunuhan dan percobaan perkosaan Domberai |â€" Kamis, 01 Maret 2018 WP | 3098x views Mahasiswa Mimika nyatakan boi kot Pilkada Papua Polhukam |â€" Jumat, 23 Februari 2018 WP | 2475x views Dana sawit Maybank Rp 34 triliun rusak hutan Indonesia Nasional & Internasional |â€" Kamis, 01 Maret 2018 WP | 2273x views STOP PRESS
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?

    Selasa, 17 Oktober 2017 | 07:31 WP
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?

    Rabu, 29 Maret 2017 | 15:40 WP
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun

    Minggu, 19 Februari 2017 | 14:11 WP
  • Inilah 8 temuan jurnalis Indonesia tentang Kebebasan Pers di Papua

    Minggu, 05 Februari 2017 | 10:43 WP
  • Raja Ampat dapat saingan baru?

    Senin, 26 Desember 2016 | 05:40 WP
  • Index »
Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Liputan 24 Manokwari

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »