Mahasiswa Rohis Berpulang saat Cek Air Wudu | Liputan 24 Papua Barat
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Mahasiswa Rohis Berpulang saat Cek Air Wudu

Posted by On 4:08 AM

Mahasiswa Rohis Berpulang saat Cek Air Wudu

Ilustrasi. (Ist)

radarlampung.co.id â€" Suasana haru pecah di Kedaton Medical Center (KMC), Gedongmeneng, Bandarlampung, sekitar pukul 16.00 WIB kemarin (18/12). Isak tangis keluar dari sekumpulan mahasiswa beserta sejumlah dosen Universitas Lampung (Unila).

Mereka mengantar Anggi Wisnu (20), mahasiswa semester III Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unila. Warga Batanghari, Lampung Timur, ini dilarikan ke Klinik KMC setelah diduga tersengat aliran listrik. Sore itu, Anggi hendak mengecek ketersediaan air di tower yang menjadi sumber air wudu Masjid AT-Tarbiyah FEB.

Sayang, nyawa korban tak dapat tertolong. Jenazahnya lantas dibawa ke rumah duka sekitar pukul 17.30 WIB menggunakan ambul ans milik Unila.

Berdasar inforamasi yang dihimpun, korban dikenal sebagai anak yang rajin juga pengurus Rohis. Diduga ia meninggal dunia saat mengecek tower air untuk keperluan wudu. Sebab, air keran sempat macet. Tanpa disadari, di sekitar korban ada aliran listrik yang lantas menyengat tubuhnya.

Korban ditemukan dalam keadaan tergantung di atas tower air oleh Mahasiswa yang hendak salat di Masjid AT-Tarbiyah. Fahmi adik tingkat korban mengatakan, peristiwa ini terjadi setelah adzan azhar. ’’Tadi dia (Anggi, Red) ngomong, dek tolong jaga di bawah dulu ya, saya mau ke atas lihat tower,” sebutnya menirukan ucapan korban.

Namun setelah ia selesai mengambil air wudhu, Anggi tidak kunjung turun ke bawah, bahkan hingga berlangsungnya salat berjamaah. ’’Baru ketahuan itu setelah rakaat kedua, ada orang triak minta tolong. Setelah selesai salah saat kami lihat ternyata kak Anggi sudah posisi tergantung di atas tower, kepalanya meng arah ke bawah gitu,” terangnya.

Terpisah kepala Biro Akademik dan Kemasiswan Unila Mardi Sahferi membenarkan bahwa yang meninggal murupakan mahasiswa Unila. ’’Untuk penyebabnya saya belum cek secara langsung, jadi belum bisa berbicara banyak. Namun ini merupakan mahasiwa kami,” ujarnya saat ditemui di KMC. Ia pun mengucapkan berbelala sungkawa atas peristiwa ini. (pip/c1/sur)

Sumber: Google News | Liputan 24 Anggi

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »