Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 10:29 PM

17 tahun kasus Wasior, mendesak adanya perwakilan Komnas ...

TUTUP Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar

Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. 17 tahun kasus Wasior, mendesak adanya perwakilan Komnas HAM di Manokwari
  • Senin, 18 Juni 2018 â€" 18:57
  • 441x views
17 tahun kasus Wasior, mendesak adanya perwakilan Komnas HAM di Manokwari hingga 17 tahun kasus Wasior terjadi, negara terus melakukan pengabaian Ilustrasi aksi penuntasan Hak Asasi Manusia di tanah Papua â€" Jubi/Abeth You Abeth You [email protected] Editor : Syam Terrajana LipSus Tiga soal perempuan dan anak yang harus diakhiri Features | Senin, 11 Juni 2018 | 17:11 WP Jika tak peduli, 2050 lautan Indonesia akan dipenuhi sampah bukan ikan Features | Sabtu, 09 Juni 2018 | 14:25 WP Baptis Jayapura Keerom akan bikin seminar buat anak muda Features | Kamis, 07 Juni 2018 | 21:02 WP Papua targetkan bebas sampah plastik 2020 Features | Senin, 04 Juni 2018 | 19:04 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi â€" Suatu hari pada 13 Juni 2001 silam, tercatat sebagai peristiwa "serangan fajar" yang diduga dilakukan sekelompok sipil bersenjata dan menewaskan lima anggota Brimob di base kamp perusahaan penebangan kayu CV. Vatika Papuana Perkasa di Kampung Wondiboy, Wasior, Manokwari, Papua Barat .

Akibatnya Kapolda Papua saat itu, Brigjen Pol.Drs.I Made Mangku Pastika memerintahkan operasi pengejaran terhadap kelompok yang dipimpin Daniel Awom dan Otis Koridama.

“Informasi yang kami terima saat itu, bahwa kelompok sipil bersenjata tersebut juga membawa kabur enam pucuk senjata jenis SS-1 milik anggota Brimob . Sayang sekali, karena akibat operasi keamanan yang dilakukan oleh pasukan Brimob dari Biak dan Jayapura kala itu untuk mengejar para pelaku penyerangan terhadap rekan-rekannya tersebut justru ikut menyasar para warga sipil di sejumlah kampung sekitar Teluk Wondama,” ungkap Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy melalui keterangannya diterima Jubi, Senin, (18/6/2018).

Pihaknya menerima banyak laporan yang telah diverifikasi kebenaran dan keakuratannya. Tercatat sekitar lima warga sipil hilang, sekitar tujuh orang warga sipil lainnya diduga dieksekusi secara kilat di luar proses hukum. “Sekitar 150 warga sipil mengalami penganiayaan berat dan ditahan secara sewenang-wenang, satu orang anak kecil ditembak mati,” ucapnya.

“Seorang perempuan mengalami pemerkosaan dan dibunuh serta seorang warga sipil lain atas nama Daniel Yairus Ramar dianiaya secara sewenang-wenang oleh aparat Polri secara sewenang-wenang hingga tewas secara tragis di Mapolres Manokwari pada tanggal 12 Juli 2001,” katanya.

Terkait hal itu, LP3BH Manokwari mendesak Gubernur Papua Barat untuk segera mendorong dan mendukung penuh berdirinya Perwakilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Manokwari dalam tahun 2018 ini.

“Hal ini urgen dan mendesak sesuai amanat pasal 45 ayat (1) dan ayat (2) Undang Undang Nomor 21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua dan juga Papua Barat berdasarkan Undang Undang Nomor 35 Tahun 2008,” katanya.

Ditegaskan, dukungan Gubernur adalah dalam bentuk segera menyediakan biaya-biaya operasional bagi bekerjanya Perwakilan Komnas HAM di Provinsi Papua Barat tersebut demi membantu pemerintah daerah dalam memastikan tidak akan terjadi lagi peristiwa-peristiwa pelanggaran HAM Yang Berat seperti dalam Kasus Wasior, Sanggeng dan Aimas dimasa mendatang di Tanah Papua, khususnya di wilayah Provinsi Papua Barat.

Ketua DPD Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Papua Barat, Yohanes Akwan mengatakan, hingga 17 tahun kasus Wasior terjadi, negara terus melakukan pengabaian terhadap kasus yang terjadi tahun 2001 tersebut.

“Secara resmi kami menyerahkan aspirasi dan juga memohon agar dapat membantu korban untuk terus menyuarakan kasus â€"kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Tanah Papua ke dunia Internasional,” katanya. (*)


loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Kematian Tuan Eliezer Awom, duka bangsa dan rakyat West Papua

Selanjutnya

Mimin: Jangan lagi ada noda pilkada di Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga Story Map : Enam pelanggaran lingkungan yang dilakukan Freeport
Sabtu, 02 Juni 2018 | 08:45
Diproduksi : JUBI Dominasi Tanah Papua di laga Persebaya VS Persipura
Rabu, 30 Mei 2018 | 11:07
Diproduksi : JUBI Jejak dan ketangguhan Sang Jenderal PERSIPURA
Senin, 28 Mei 2018 | 18:54
Diproduksi : JUBI Pembunuhan misterius OAP selama tahun 2015-2016
Senin, 28 Mei 2018 | 12:16
Diproduksi : admin West Papua Solidarity For EARTHQUAKE DISASTER IN NEW GUINEA
Minggu, 27 Mei 2018 | 08:37
Diproduksi : West Papua UPdates Tiga Lembaga Publik yang paling sering dilaporkan Masyarakat Papua ke Ombudsman
Rabu, 14 Maret 2018 | 22:18
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) ‹ › Terkini Populer Dukungan akar rumput meningkat, urusan khusus untuk West Papua dibuka di Selandia Baru Nasional & Internasional |â€" Selasa, 12 Juni 2018 WP | 5041x views In memoriam Elieser Awom : Sniper pertama dari West Papua, pejuang Papua Merdeka Pengalaman |â€" Minggu, 17 Juni 2018 WP | 3188x views BTM minta Pangdam izinkan pemakaian tanah untuk Gereja Mamta |â€" Minggu, 10 Juni 2018 WP | 3159x views Soedarmo: Hayati dan laksanakan ajaran Alkitab Otonomi |â€" Minggu, 10 Juni 2018 WP | 3005x views Solidaritas desak Polda Papua tahan Hengky Kayame Pilkada Papua |â€" Selasa, 12 Juni 2018 WP | 2614x views STOP PRESS Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMe

thumbnail

Posted by On 10:29 PM

Guru Mengaji di Manokwari Berangkat Umrah

Home > Berita Guru Mengaji di Manokwari Berangkat Umrah Rabu , 20 June 2018, 08:30 WIB
ahmad nausrau Sebagain rombongan umrah asal Manokwari. Ahmad Nausrau berbaju koko putih.

IHRAM.CO.ID, MANOKWARI â€" Gairah umat Islam di Papua untuk melaksanakan umrah terus meningkat. Bahkan para guru mengaji, pimpinan majelis taklim, dan tokoh Ormas Islam akan berangkat ke tanah suci.

‘’Insyaallah siang nanti sesampai di Jakarta akan melaksanakan Manasik. Kami berangat ke Papua semalam,’’ kata Ketua MUI, Papua Barat, Ahmad Nausrau, di Manokwari kepada Republika.co.id, Rabu. 20/5).

Suasana pelepasan Jamaah Umroh Pemda Kabupaten Manokwari di Kediaman Wakil Bupati Manokwari, Bapak Drs Edi Budoyo.

Menurutnya, tahun ini Pemerintah Kab. Manokwari menganggarkan sebanyak 50 orang untuk menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci Mekkah. “Terimakasih kami haturkan kepada Bupati Manokwari, Bapak Demas P Mandacan, dan Wakil Bupati Manokwari, Bapak Edi Budoyo serta seluruh jajaran Pemda Kab. Manokwari,’’ ujarnya lagi.

Adanya kepergian umrah ini, kata Nausrau, membuktikan bahwa pemerintah daerah Manokwari memberikan perhatian dan atensi yang cu kup besar kepad umat Islam. Akhirnya cita-cita umat Islam Papua Barat terwujud untuk bisa ke tanah suci Makkah-Madinah.

‘’Alhamdulillah para imam masjid, guru mengaji, ibu-ibu pengurus majelis taklim serta pimpinan Ormas Islam dapat menunaikan ibadah umrah. Kiranya Allah Swt senantiasa memberikan dlm tugas-tugas pelayanan pemerintahan dan masyarakat di Kab. Manokwari. Amin,’’ tegasnya.

Redaktur : Muhammad Subarkah
Reporter : muhammad subarkah
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
'); }) window.fbAsyncInit = function() { FB.Event.subscribe('comment.create', function (response) { $.ajax({ url: "http://www.republika.co.id/ajax/set_commenter/palliq385", type: 'POST' }); console.log('create', response); }); FB.Event.subscribe('comment.remove', function (response) { $.ajax({ url: "http://www.republika.co.id/ajax/set_commenter/palliq385/remove", type: 'POST' }); console.log('remove', response); }); }; Area Mataf dibersihkan Hanya Dalam Waktu 9 Menit 47 Detik Ahad , 17 June 2018, 10:25 WIB 10 Syawal Waktu Wanita Arab Saudi Bebas Menyetir Sendiri Ahad , 17 June 2018, 11:59 WIB

Hot Topic

no image

Posted by On 10:29 PM

Basarnas Manokwari kerahkan kekuatan penuh kawal arus balik

Manokwari (ANTARA News) - Basarnas Manokwari, Papua Barat mengerahkan kekuatan penuh untuk mengawal arus balik Lebaran 2018 guna memberikan kenyamanan dan menjamin keselamatan para pemudik.
Kepala Kantor Basarnas Manokwari, Ludi Yanto, di Manokwari, Rabu, mengatakan berdasarkan pantauan tim di lapangan, aktivitas penumpang di sejumlah Pelabuhan Manokwari dan daerah lain wilayah kerjanya sudah mulai padat sejak Selasa (19/6).
Selain mengerahkan seluruh personel lapangan, Basarnas juga siap menerjunkan seluruh alat utama SAR yang dimiliki.
"Personel kami tersebar di wilayah Manokwari, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama. Tiga daerah ini menjadi fokus kami. Untuk Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak kami andalkan personel yang ada di Manokwari," kata Ludi.
Ia mengutarakan lonjakan penumpang mulai nampak di Pelabuhan Umum Manokwari, Pelabuhan Anggrem, serta Pelabuhan Marampa.
Hingga Selasa (19/6), penumpang yang naik melalui tiga pelabuhan tersebut sudah tercatat 14.972 orang dan penumpang turun berjumlah 8.492 orang.
Alat utama yang disiapkan untuk mendukung operasi pengamanan arus balik Lebaran di daerah itu, berupa alat utama SAR laut dan darat.
"KN Kumbakarna 244 yang berada di Pelabuhan Cokran siap kami terjunkan. Selain itu ada rigid inflatable boat sebanyak dua unit yang disiagakan di perairan pelabuhan umum, landing craft rubber (LCR), rescue truck, truk personel, amphibious ATV, compartment car, rescue car, serta tiga unit motor trail," katanya.
Untuk Pos SAR di Teluk Bintuni dan Unit Siaga Wondama, pihaknya menyiagakan rescue car dan motor trail.
"Selain alat utama juga kami siagakan peralatan pertolongan mulai dari pertolongan di perairan, ketinggian, jalan raya, hingga pertolongan di gunung hutan," katanya.
Ia berharap, personel dan perala tan yang disiapkan tersebut mampu menjawab dengan cepat setiap kejadian kecelakaan atau bencana, serta kondisi lainnya yang membahayakan jiwa manusia.
"Personel yang kita siapkan untuk mengawal rangkaian aktivitas Lebaran ini total ada 58 orang. Tentu kami tidak sendiri, ada personel Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Jasa Raharja yang sama-sama di lapangan," katanya.

Pewarta: Toyiban
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

thumbnail

Posted by On 10:15 PM

Polres Sorong Larang Warganya Pasang Bendera Peserta Piala ...

  • Papua
  • Detail Berita

Polres Sorong Larang Warganya Pasang Bendera Peserta Piala Dunia 2018

Chanry Andrew Suripatty · Rabu, 20 Juni 2018 - 10:11 WIB

Polisi saat menurunkan salah satu bendera peserta Piala Dunia 2018 di permukiman warga di Kota Sorong. (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

SORONG, iNews.id â€" Polres Sorong melarang pemasangan bendera asing karena dianggap tidak sesuai dengan ketentuan dan melanggar aturan yang berlaku. Kebijakan itu diambil lantaran banyaknya warga yang mengibarkan bendera peserta P iala Dunia 2018.
Terpantau, petugas menertibkan dengan cara menurunkan paksa bendera yang dipasang warga di Kota Sorong, Papua Barat, Selasa (19/6/2018). Baik yang terpasang di pekarangan rumah, di atas pepohonan, mau pun di sejumlah ruas jalan.

"Saya telah memerintahkan seluruh jajaran Polres Sorong Kota untuk melakukan penertiban, yakni menurunkan benderaâ€"bendera asing yang dikibarkan oleh masyarakat. Hal ini melanggar aturan perundang-undangan," kata Kapolres Sorong Kota Mario Christhy P Siregar.
Dia menegaskan, masyarakat yang mengibarkan bendera asing itu dinilai telah melanggar aturan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Dasar hukumnya jelas, bisa dicek," ujar mantan Kapolres Raja Ampat tersebut.

Dia melanjutkan, pengibaran atau pemasan gan bendera negara asing diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1958 tentang Penggunaan Bendera Negara Asing di wilayah NKRI.
“Tidak boleh sembarangan mengibarkan bendera negara asing, kecuali itu daerah kedutaan besar atau pun di tempat dan keadaan atau event tertentu. Kalau menyambut piala dunia cukup dengan umbulâ€"umbul, spanduk, atau sticker, bukan dengan mengibarkan bendera asing seperti ini,” tuturnya.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT

  • Prediksi Uruguay Vs Arab Saudi: Dukungan Jelang Laga Ke-100 Suarez

  • Prediksi Portugal Vs Maroko: Tak Hanya Fokus Jaga Ronaldo

  • Jadwal Piala Dunia 2018: Portugal dan Spanyol Cari Kemenangan Perdana

  • Manuel Neuer: Jerman Dikritik Terlalu Kejam

  • Mesir Kalah Telak dari Rusia, Cuper Tak Menyesal Turunkan Salah

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

VIDEO

Warga di Raja Ampat Keluhkan Minimnya Petugas Kesehatan

  • Diduga Lilin Jatuh, Puluhan Rumah di Sorong Papua Ludes Terbakar

  • Kampung Sekru di Papua Rayakan Lebaran Lebih Awal

  • Ikan Paus Terdampar, Petugas Kewalahan Evakuasi

  • Mobil Satgas Ditembak Orang Tak Dikenal di Kawasan Freeport

BERITA POPULER

  • Polres Sorong Larang Warganya Pasang Bendera Peserta Piala Dunia 2018

KOLOM

  • Memaknai Hari Lebaran

  • Merengkuh Kemuliaan Ramadan dan Menjemput Kemenangan

  • Mudik, Media Sosial, dan Tahun Politik

  • Puasa dan Pluralitas Agama

TOPIK POPULER

  1. Piala Dunia 2018
  2. Kebakaran
  3. Pilkada 2018
  4. Hari Raya Idul Fitri
  5. TNI
  6. Pengeroyokan
  7. Papua
  8. Bangunan Ambruk
  9. Komisi Pemilihan Umum
  10. Perkelahian
Sumber: Google News | Liputan 24 Sorong

thumbnail

Posted by On 10:15 PM

In a land hit by the resource curse, a new gold mine spooks officials

Mongabay Series: Indonesian Forests

In a land hit by the resource curse, a new gold mine spooks officials by Basten Gokkon on 17 June 2018

Special series

Conservation in madagascar

  • Madagascar: Yet another anti-trafficking activist convicted
  • One tortoise at a time: Q&A with zoo veterinarian Justin Rosenberg
  • Madagascar court upholds sentence for environ mental activist
Conservation in madagascar More articles

Indonesias forest guardians

  • Papuan chef Charles Toto serves up sustainability and environmental protection in a platter
  • In eastern Indonesia, a forest tribe pushes back against miners and loggers
  • Faith in the forest helps Indonesia’s Dayaks keep plantations, loggers at bay
Indonesias forest guardians More articles

Conservation effectiveness

  • Conservation Effectiveness series sparks action, dialogue
  • Response to critique on Conservation Effectiveness series (commentary)
  • Seek higher standards to honestly assess conservation effectiveness (commentary)
Conservation effectiveness More articles

Southeast asian infrastructure

  • Roads might pose even bigger threat to Southeast Asian forests, biodiversity than previously understood
  • Natural gas project that promised economic boom leaves PNG in ‘worse state’: report
  • Sumatran habitat for tigers, orangutans gets a partial reprieve from development
Southeast asian infrastructure More articles

Amazon infrastructure

  • Raid fails to stop gold mining, death threats on Amazon’s Tropas River
  • Dutch support soy transport mega-project, posing major risk to Amazon
  • Attack of the turtles: ruralists assault environmental laws, Amazon
Amazon infrastructure More articles

Asian rhinos

  • Geneticists: It’s time to mix the Sumatran rhino subspecies
  • Mining, erosion threaten Indian rhino haven
  • Guardians of India’s rhinos find it takes a village to fight poachers
Asian rhinos More articles

Indonesian fisheries

  • There’s now an app for mapping seagrass, the oceans’ great carbon sink
  • Shark fisheries hunting dolphins, other marine mammals as bait: Study
  • Government subsidies serving to prop up destructive high-seas fishing: study
More articles

Global environmental impacts of u s policy

  • UN forest accounting loophole allows CO2 underreporting by EU, UK, US
  • China’s Belt and Road poised to transform the Earth, but at what cost?
  • A wish list for an environmentally friendly NAFTA
Global environmental impacts of u s policy More articlesSumber: Google News | Liputan 24 Rasiei

thumbnail

Posted by On 10:15 PM

Begini Cantiknnya Desa Wisata Kabupaten Sorong

detikTravel d'Travelers Photos Detail Artikel Selasa, 19 Jun 2018 20:04 WIB

D'TRAVELERS PHOTOS

Begini Cantiknnya Desa Wisata Kabupaten Sorong

Elvina Herdiani
Elvina Herdiani detikTravel Community Foto 1 dari 6 Inilah Desa Wisata Kabupaten Sorong Inilah Desa Wisata Kabupaten Sorong
  • Inilah Desa Wisata Kabupaten Sorong
  • Air kolam yang beriak menambah sejuk pemndangan
  • Saung-saung tempat makan para pengunjung
  • Cantiknya pemandangan dari jembatan warna-warni
  • Salah satu saung dekat jembatan warna-warni
  • Sisi lain pemandangan dari jembatan warna-warni
detikTravel Community - Konsep desa wisata rupanya tak hanya ada di Pulau Jawa. Kabupaten Sorong juga punya desa wisata yang cantik dengan suasanya nyaman. BERITA TERKAIT
  • Hangatnya Lebaran Bersama Orang Indonesia di Kota Utrecht Belanda
  • Menikmati Cantiknya Singapura Dari Atas Kapal
  • < h5> Begini Cantiknnya Desa Wisata Kabupaten Sorong
  • Aneka Destinasi Gorontalo yang Bikin Jatuh Hati
  • Mudik ke Lampung, Paling Asyik Main Odong-odong
  • Foto: Air Terjun Antimainstream Buat Traveler di Solo
BACA JUGA detikNews
PT KAI Prediksi Puncak Arus Balik Terjadi Pada 19-20 Juni
PT KAI Prediksi Puncak Arus Balik Terjadi Pada 19-20 Juni
detikInet
Pelanggan Tri Hobi Main ML Saat Libur Lebaran
Pelanggan Tri Hobi Main ML Saat Libur Lebaran
detikNews
Kontrakan Terbakar di Jaktim, Penghuninya Sedang Pulang Kampung
Kontrakan Terbakar di Jaktim, Penghuninya Sedang Pulang Kampung
detikFood
Bocah Ini Dua Kali Telepon Polisi Gara-gara Disuruh Makan Salad
Bocah Ini Dua Kali Telepon Polisi Gara-gara Disuruh Makan Salad
detikFinance
Rencana Tarif JORR Jauh-Dekat Sama Tertunda Sejak 2017
Rencana Tarif JORR Jauh-Dekat Sama Tertunda Sejak 2017
detikNews
1 Korban Tewas Kapal Tenggelam di Danau Toba Ditemukan
1 Korban Tewas Kapal Tenggelam di Danau Toba Ditemukan
detikNews
Foto: Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Padat
Foto: Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Padat
detikFood 10 Racikan Tahu Campur Surabaya Ini Cocok Buat Makan Siang
10 Racikan Tahu Campur Surabaya Ini Cocok Buat Makan Siang
NEWS FEED detikTravel
Hangatnya Lebaran Bersama Orang Indonesia di Kota Utrecht, Belanda

Hangatnya Lebaran Bersama Orang Indonesia di Kota Utrecht, Belanda

Rabu, 20 Jun 2018 10:50 WIB

Suasana Idulfitri menggema sampai ke negeri Kincir Angin. Salah satunya di kota Utrecht, Belanda.

detikTravel
Libur Lebaran di Bengkulu, Yuk Coba ke Dempo Park

Libur Lebaran di Bengkulu, Yuk Coba ke Dempo Park

Rabu, 20 Jun 2018 10:20 WIB

Saat hari pertama Idulfitri kemarin, Dempo Park di Pagar Alam, Sumatera Selatan, ramai dikunjungi wisatawan. Selain asri, tempatnya juga instagenic lho!

detikTV
Kerennya Festival Balon Udara di Wonosobo!
20Detik

Kerennya Festival Balon Udara di Wonosobo!

Rabu, 20 Jun 2018 10:12 WIB

Melihat langit dengan hiasan warna-warni balon udara tidak harus jauh-jauh ke benua Eropa, seperti ke Turki atau Yunani. Kita c ukup ke Wonosobo saja.

FotoTravel
Foto: Sebelum Balik ke Jakarta, Main Dulu ke Waduk Cacaban Tegal

Foto: Sebelum Balik ke Jakarta, Main Dulu ke Waduk Cacaban Tegal

Rabu, 20 Jun 2018 09:35 WIB

Sebelum pulang ke Jakarta, yuk main ke Waduk Cacaban di Tegal. Di sini kamu bisa mengelilingi waduk sembari menikmati pemandangan bukit savana nan hijau.

Travel News
Libur Lebaran ke Hokkaido di Musim Panas, Asyik Juga Ya!
Laporan dari Jepang

Libur Lebaran ke Hokkaido di Musim Panas, Asyik Juga Y a!

Rabu, 20 Jun 2018 09:05 WIB

Hokkaido di Jepang identik dengan ski resor dan musim dingin. Ternyata, pergi ke sana saat libur Lebaran di musim panas juga asyik lho!

detikTV
Berkunjung ke Dewi Mangrove Sari
20Detik

Berkunjung ke Dewi Mangrove Sari

Rabu, 20 Jun 2018 09:02 WIB

Tak hanya menikmati wisata hutan mangrove saja, di sini kamu juga bisa menjajal wahana dan makanan laut.

FotoTravel
Foto: Festival Balon Udara Wonosobo yang Dijamin Aman

Foto: Festival Balon Udara Wonosobo yang Dijamin Aman

Rabu, 2 0 Jun 2018 08:50 WIB

Festival Balon Udara sempat viral karena mengganggu lalu lintas udara. Di Wonosobo, festival ini sudah pasti aman dan jadi tradisi lebaran.

Travel News
Tragis, Traveler Jatuh ke Air Terjun Gara-gara Selfie

Tragis, Traveler Jatuh ke Air Terjun Gara-gara Selfie

Rabu, 20 Jun 2018 08:20 WIB

Demi foto selfie sempurna, tak sedikit traveler yang rela bertaruh nyawa. Di India, seorang traveler jatuh dari air terjun gara-gara selfie.

International Destination
Desa Cantik Ngong Ping 360 dan Kereta Gantung Lantai Kaca
Laporan dari Hong Kong

Desa Cantik Ngong Ping 360 dan Kereta Gantung Lantai Kaca

Rabu, 20 Jun 2018 07:55 WIB

Sebuah desa cantik bernama Ngong Ping 360 berada di atas ketinggian Hong Kong. Tertutup kabut dan dingin, bisa dicapai naik kereta gantung lantai kaca. Keren!

International Destination
Air Mancur dan 99 Batu Wajah Misterus di Italia

Air Mancur dan 99 Batu Wajah Misterus di Italia

Rabu, 20 Jun 2018 07:20 WIB

Kota L'Aquila di Italia memiliki destinasi menarik yaitu air mancur yang keluar dari batu berbentuk wajah misterius berjumlah 99 buah. Apa artinya?

Sumber: Google News | Liputan 24 Sorong